Tim Pemprov Jatim Tinjau Kerusakan Infrastruktur Pasca-Banjir di Jember Pagi Ini

Sunday, 15 February 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi infrastruktur yang terkena banjir, pada Minggu (15/2/2026). (Foto: Sigit/Frensia).

Tim Teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi infrastruktur yang terkena banjir, pada Minggu (15/2/2026). (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id– Menindaklanjuti dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember. Tim teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke lokasi infrastruktur yang mengalami kerusakan parah pada Minggu (15/2).

Langkah ini dilakukan untuk memetakan prioritas perbaikan fasilitas publik yang menjadi urat nadi perekonomian dan akses mobilitas warga.

Penjabat (Pj) Sekda Jember, Ahmad Helmi Luqman, yang mendampingi peninjauan tersebut menjelaskan bahwa banjir beberapa hari lalu tidak hanya berdampak pada ribuan Kepala Keluarga (KK). Tetapi juga merusak infrastruktur di berbagai tingkatan.

“Kami melihat beberapa titik yang terdampak. Banjir ini menyasar infrastruktur desa, kabupaten, hingga provinsi. Semuanya kita tinjau untuk dipetakan mana skala prioritas yang bisa segera diatasi oleh pihak provinsi maupun kabupaten,” katanya, Minggu (15/2/2026).

Baca Juga :  Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina

Selanjutnya kata dia, berdasarkan data sementara. Kerusakan yang terjadi cukup masif dan mencakup berbagai sektor.

“Banyak infrastruktur yang rusak, ada dam, tiga jembatan, hingga sekitar 500 sampai 1.000 hektar lahan pertanian yang ikut terdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pembangunan Jembatan dan Jalan DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Budi Hartono, memberikan catatan teknis terkait kondisi jembatan yang ada di wilayah terdampak.

Menurutnya, konstruksi jembatan lama memang rancangannya tidak bisa menghadapi debit air yang sangat tinggi.

“Rata-rata jembatan yang tadi ditinjau tidak kuat jika diterjang banjir besar. Kalau ada banjir dengan ketinggian 2 meter saja, konstruksinya sudah tidak mampu menahan beban arus,” ungkapnya.

Ke depan, pihak Pemprov Jatim merencanakan adanya pembaruan struktur. Tujuannya, agar lebih kokoh dan fungsional bagi masyarakat.

Baca Juga :  Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

“Harapan kami, nantinya jembatan diperpanjang dan diperlebar, apalagi ini merupakan akses penghubung utama masyarakat,” paparnya.

Pihak Dinas PU Provinsi Jawa Timur menyatakan akan segera melakukan kajian mendalam sebelum memulai pengerjaan fisik. Proses ini melibatkan koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Provinsi.

“Selanjutnya dari PU Provinsi masih akan mengkaji ulang serta melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kabupaten juga Provinsi agar penanganan ini tepat sasaran,” tandasnya.

Sebagai informasi, infrastruktur yang ditinjau adalah jembatan yang rusak akibat diterjang banjir. Yakni jembatan Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jembatan Cempaka di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jembatan Sentool, Desa Suci, Kecamatan Panti, serta Jembatan di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg
Pemkab Jember Perluas Layanan Kesehatan Gratis se-Jawa Timur, Targetkan 10.000 Pasien
Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember Ajak Anggota Dewan Kembalikan Citra Legislatif di Hari Parlemen Nasional
Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM
Pemkab Jember Percepat Sinergi dengan Pusat: Garap Layanan Dasar hingga Hotel Cinta
Warga Desa Suci dan Pakis Audiensi ke DPRD Jember Tuntut Kejelasan Sertifikat Tanah Ketajek
Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Layanan Homecare
Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara

Baca Lainnya

Saturday, 17 October 2026 - 23:50 WIB

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 October 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Jember Perluas Layanan Kesehatan Gratis se-Jawa Timur, Targetkan 10.000 Pasien

Friday, 16 October 2026 - 22:34 WIB

Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember Ajak Anggota Dewan Kembalikan Citra Legislatif di Hari Parlemen Nasional

Friday, 16 October 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Thursday, 15 October 2026 - 19:19 WIB

Pemkab Jember Percepat Sinergi dengan Pusat: Garap Layanan Dasar hingga Hotel Cinta

TERBARU

(Tengah memakai peci hitam) Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat setelah menggelar acara Bakti Sosial Kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 Oct 2026 - 23:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading