BRICS Berencana Pilih Bitcoin Sebagai Pembayaran Internasional

Monday, 28 October 2024 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRICS berencana gunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran Internasional

BRICS berencana gunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran Internasional

Frensia.id – BRICS dilaporkan berencana untuk menggunakan Bitcoin sebagai pembayaran internasional. 

Adapun rencana ini dibentuk sebab organisasi multilateral negara berkembang tersebut ingin mengurangi dominasi dolar Amerika Serikat dalam perdagangan global.

Dikutip dari laman discord resmi Akademi Crypto, BRICS berencana untuk menggunakan mata uang lokal untuk perdagangan sesama anggota. 

Namun, opsi Bitcoin sempat menjadi pembicaraan dalam diskusi BRICS 2024 Summit di Rusia.

Baca Juga :  Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel

Opsi ini didukung oleh anggota parlemen Rusia yang telah mengadvokasi penambang Rusia untuk menjual Bitcoinnya. 

Negara tersebut juga telah menghapus larangan crypto dan membuka pintu bagi penggunaan aset digital di seluruh perdagangan internasional. 

Laporan yang dikeluarkan Bloomberg tersebut mencatat bahwa para penambang ini bisa memfasilitasi cara baru dalam melakukan transaksi internasional, salah satunya menggunakan Bitcoin.

Di satu sisi, Richard Wolff, seorang profesor dan ekonom emiritus AS di University of Massahusetts Amherst berpendapat bahwa dinamika ini semakin memperkuat BRICS dengan momentumnya, sementara AS dengan G7-nya semakin mengalami penurunan.

Baca Juga :  Penulis Yang Bantu Penyusunan Nobody's Girl Ceritakan Sulitnya Hidup Korban Epstein

Termasuk juga BitrRiver Rusia dan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) telah resmi bermitra untuk luncurkan penambangan crypto di seluruh negara BRICS. Hal demkian bertujuan untuk membangun pusat data crypto dan AI di seluruh negara BRICS. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem
Faktor Kesehatan, Jurgen Habermas Mengurungkan Diri Berkunjung ke Indonesia
Perang Amerika-Israel Melawan Iran Memanas, Akademisi HI UNEJ Soroti Dampak Terhadap Ekonomi Indonesia
Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah
Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel
Imigrasi Siaga di Bandara Internasional Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah
Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein
Nobody’s Girl, Buku Korban Epstein Yang Telah Bunuh Diri

Baca Lainnya

Friday, 3 April 2026 - 22:29 WIB

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem

Monday, 16 March 2026 - 13:07 WIB

Faktor Kesehatan, Jurgen Habermas Mengurungkan Diri Berkunjung ke Indonesia

Thursday, 5 March 2026 - 09:09 WIB

Perang Amerika-Israel Melawan Iran Memanas, Akademisi HI UNEJ Soroti Dampak Terhadap Ekonomi Indonesia

Wednesday, 4 March 2026 - 19:30 WIB

Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah

Tuesday, 3 March 2026 - 21:24 WIB

Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel

TERBARU