Wujudkan Visi Prabowo, Gus Fawait Kucurkan Anggaran Tani Terbesar dalam Sejarah Jember

Tuesday, 7 April 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait (Foto: Sigit/Frensia).

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Bupati Jember, Muhammad Fawait, ingin kembali menjadikan Jember sebagai lumbung pangan nasional.

Langkah ini ditegaskan sebagai upaya untuk menyelaraskan dengan visi Presiden Prabowo Subianto di sektor ketahanan pangan.

Bupati Fawait menyampaikan, bahwa sinergi antara APBD dan APBN pada tahun 2025 akan mencatatkan angka anggaran pertanian terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Jember.

Tren kenaikan anggaran ini dipastikan bakal terus berlanjut hingga tahun 2026.

“Ini adalah bentuk keberpihakan nyata pemerintahan Jember Baru, Jember Maju terhadap petani. Kami tidak hanya bicara teori, tapi langsung pada program konkret,” katanya, Selasa (7/4/2026).

Salah satu program yang menjadi ujung tombak adalah Optimalisasi Lahan (Oplah). Pria yang karib disapa Gus Fawait itu menyebut, target luas lahan Oplah di Jember tahun ini melonjak drastis, dari yang sebelumnya 5.000 hektar menjadi 8.000 hektar.

Baca Juga :  Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember

“Program Oplah jauh lebih mendesak dibandingkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT). Alasannya, Oplah bersentuhan langsung dengan hasil produksi,” ujarnya.

“Kalau JUT itu berkaitan dengan transportasi. Tapi kalau Oplah, ini langsung menyasar produktivitas. Yang tadinya panen sekali setahun, harapannya bisa dua hingga tiga kali,” tambahnya.

Gus Fawait memberikan analogi sederhana terkait prioritas pembangunan tersebut. Menurutnya, infrastruktur jalan tidak akan berguna jika tidak ada hasil bumi yang dihasilkan.

“Kalau tidak ada yang mau dipanen, apa yang mau diangkut lewat jalan tani? Jadi, Oplah dulu baru JUT,” paparnya.

Tak hanya soal lahan, Gus Fawait juga menyiapkan strategi khusus menangani persoalan pupuk. Dia mendorong kelompok tani agar mulai mandiri memproduksi pupuk organik secara swadaya.

Baca Juga :  Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak akan ikut campur dalam bisnis produksi pupuk organik tersebut. Hal ini dilakukan agar pemerintah tidak berebut ladang bisnis dengan rakyatnya sendiri,” ungkapnya.

“Kami ingin kelompok tani berdaya. Pemkab lebih fokus memastikan distribusi pupuk subsidi tepat sasaran sesuai kebutuhan petani di lapangan,” imbuhnya.

Gus Fawait mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal jalannya program di lapangan. Termasuk penggunaan bantuan pompa air hingga alat mesin pertanian (alsintan).

“Kami butuh partisipasi masyarakat untuk mengawasi. Semoga niat baik ini dilaksanakan dengan baik agar hasilnya optimal bagi kesejahteraan Jember,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus
Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan
Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen
Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Baca Lainnya

Sunday, 23 August 2026 - 13:40 WIB

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 August 2026 - 13:30 WIB

Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan

Friday, 21 August 2026 - 19:16 WIB

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Thursday, 20 August 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa

TERBARU

Semarak gunungan hasil bumi yang dibawa warga saat acara Ancak Agung dalam memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 Aug 2026 - 13:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading