ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar

Friday, 26 June 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo saat diwawancara di kantor DPC PDI-P Kabupaten Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo saat diwawancara di kantor DPC PDI-P Kabupaten Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Aksi pengancaman dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap rekannya di Pasar Tanjung, Jember. Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyoroti ketidakberesan terkait dugaan kebocoran retribusi pasar di balik konflik tersebut.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk bersikap tegas. Dirinya menilai, insiden pengancaman tersebut bukanlah masalah personal semata, melainkan ada indikasi penyelewengan PAD yang melatarbelakanginya.

“Saya tidak masuk ke persoalan pemukulan atau ancamannya, tapi ini muncul persoalan. Pemkab Jember sedang mendorong kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya lewat retribusi. Jangan sampai ada penyelewengan,” katanya, Jum’at (26/6/2026).

Pria yang karib disapa Ipung itu menjelaskan, informasi yang dia terima menyebutkan bahwa aksi pengancaman menggunakan celurit oleh oknum ASN berinisial AH itu dipicu oleh laporan korban (HR) kepada Bupati (Wadul Gus’e) terkait dugaan kebocoran retribusi pasar.

Baca Juga :  Gus Fawait Ingatkan Pelajar Jember untuk Tidak Menikah Dulu Sebelum Lulus Kuliah

Menurut Ipung, hal ini menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan retribusi di lapangan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dia meminta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopumdag) Kabupaten Jember untuk melakukan audit dan pengecekan serius.

“Ini harus segera disikapi oleh pemerintah daerah secara menyeluruh di beberapa pasar yang ada pungutan retribusi. Biar tidak terulang kembali persoalan-persoalan seperti ini,” ujarnya.

Fraksi PDIP menaruh perhatian khusus pada sektor ini karena target PAD dari retribusi pasar pada tahun 2026 dipatok sebesar Rp7,6 miliar. Dengan target yang cukup besar, Ipung khawatir kebocoran retribusi tidak hanya terjadi di Pasar Tanjung, tetapi juga di titik-titik pasar lainnya di Jember.

Baca Juga :  Jember Terpilih Jadi Tempat Festival Kementerian UMKM

“Oleh karena itu, kami meminta dinas terkait tidak ragu untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum-oknum yang bermain curang,” paparnya.

“Harus menindak tegas kalau ada penyelewengan ya. Pemerintah harus tindak tegas oknum-oknum yang melakukan penyelewengan agar target PAD kita tercapai dan tidak dikorupsi,” tandasnya.

Sebelumnya telah diberitakan, pada Selasa pagi (23/6). Seorang anggota Banpol PP berinisial HR menjadi korban penodongan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh AH, seorang pegawai PPPK di bawah naungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember.

Aksi nekat pelaku ini dipicu oleh rasa sakit hati. Pasalnya, pelaku menduga korban memberikan aduan melalui kanal Wadul Gus’e terkait penyimpangan pengelolaan distribusi pasar tahun 2020 silam.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus
Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan
Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen
Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Baca Lainnya

Sunday, 23 August 2026 - 13:40 WIB

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 August 2026 - 13:30 WIB

Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan

Sunday, 23 August 2026 - 01:11 WIB

Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen

Friday, 21 August 2026 - 19:16 WIB

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

TERBARU

Gambar Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka(Sumber: Isitimewa)

Regionalia

Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka

Monday, 24 Aug 2026 - 15:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading