Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo

Tuesday, 16 June 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jember saat menemui massa demo di depan Gedung DPRD (Foto: Fadli/Frensia).

Anggota DPRD Jember saat menemui massa demo di depan Gedung DPRD (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember, Widarto, menyoroti terkait alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menemui massa demo, pada Senin (15/6/2026).

Hal itu dia sampaikan karena merespons salah satu tuntutan massa demo, yaitu realokasi anggaran serta evaluasi tata kelola program prioritas pemerintah.

Menurutnya, alokasi anggaran MBG dengan total pagu awal senilai Rp 335 triliun, akan berdampak pada pengurangan fiskal di sektor yang lain.

“Kalau sektor lain terdampak, kalau pengelolaan fiskal tidak baik, maka kepercayaan publik, kepercayaan investor tentu akan berdampak,” kata Widarto.

Selain itu, dia menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia semakin mengkhawatirkan ini, juga disebabkan adanya tren lemahnya nilai tukar rupiah dan anjloknnya IHSG.

Kata dia, hal itu yang mengakibatkan kepercayaan publik terutama investor semakin menurun.

Dia menyepakati dengan tuntutan yang disampaikan oleh massa demo terkait program MBG perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Baca Juga :  Ojol Kawal Massa Pati di Aksi 27 Agustus, Riset Ini Ungkap Kekuatan dan Batas Solidaritas Pengemudi Aplikasi

“Maka sejak awal saya yakinkan bersama kawan-kawan, saya sepakat bahwa harus ada evaluasi, harus ada realokasi anggaran terhadap program-program prioritas agar bisa digunakan ke sektor yang lain,” tuturnya.

Widarto mengatakan bahwa 20 persen dari APBN pada dana pendidikan, ada sebagian lebih dari Rp 200 triliun digunakan untuk keperluan MBG.

Meskipun penyaluran MBG untuk kebutuhan anak sekolah, kata dia, alokasi anggaran tersebut masih mengganggu sektor pendidikan.

“Karenanya, kami sepakat ada realokasi dari anggaran program strategis untuk kepentingan masyarakat lain,” ujarnya.

Anggaran Pembangunan KDMP

Menurutnya, program prioritas pemerintah, telah banyak menguras anggaran negara dan desa.

Lebih lanjut, Widarto juga menyampaikan program strategis pemerintah terkait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang telah menguras dana desa.

“Kita tahu ada pengurangan dana desa untuk kemudian digeser kepada KDMP,” kata dia.

Baca Juga :  Pemkab Jember Lakukan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Samanhudi Depan Pasar Tanjung

Widarto berkata bahwa persoalan pergeseran alokasi anggaran tersebut bukan hanya masalah uang, tetapi penolakan terhadap kembalinya rezim resentralisasi.

“Padahal reformasi mengarahkan kita pada desentralisasi. Kita sepakat bahwa reformasi harus mengarah kepada desentralisasi bahkan sampai level terendah adalah desa,” tuturnya.

Sebagaimana amanat undang-undang, masyarakat desa telah diberi kewenangan untuk merumuskan bagaimana membangun wilayah desanya sendiri.

Namun, kata dia, impian ruang rembuk tersebut akan terancam hilang, apabila dana desa digunakan untuk alokasi di sektor lain, termasuk KDMP.

Pihaknya akan mengawal tuntutan dari massa demo hingga ke pemerintah pusat.

Widarto menegaskan bahwa kritik yang disampaikan terhadap program MBG merupakan salah satu bentuk kecintaan masyarakat terhadap negara.

“Kalau ada yang tidak senang kita mengkritisi MBG, saya justru khawatir orang tersebut sedang menjerumuskan presiden,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pasutri bersama Teman Ditangkap Polisi Usai Bobol Toko di Pasar Tanjung Jember
Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Layanan Homecare
Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara
Pemkab Jember akan Luncurkan ‘Mobil Cinta’ dan Lakukan Sosialisasi SMK ‘Go Global’
Pemkab Jember Komitmen Bantu Peralihan Status PPPK dan Lakukan Kejar Paket Pendidikan
Gus Fawait Hadiri HUT ke-81 TNI di Kodim 0824 Jember, Tekankan Sinergi Ketahanan Pangan
Gus Fawait Hadiri Pelantikan Pengurus PAC HKTI se-Jember
Bupati Jember Tetapkan Jam Operasional Pedagang Pasar Tanjung

Baca Lainnya

Thursday, 15 October 2026 - 12:55 WIB

Pasutri bersama Teman Ditangkap Polisi Usai Bobol Toko di Pasar Tanjung Jember

Saturday, 10 October 2026 - 16:40 WIB

Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Layanan Homecare

Thursday, 8 October 2026 - 22:52 WIB

Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara

Monday, 5 October 2026 - 20:30 WIB

Pemkab Jember akan Luncurkan ‘Mobil Cinta’ dan Lakukan Sosialisasi SMK ‘Go Global’

Monday, 5 October 2026 - 20:10 WIB

Pemkab Jember Komitmen Bantu Peralihan Status PPPK dan Lakukan Kejar Paket Pendidikan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading