Frensia.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengapresiasi atas terpilihnya Jember sebagai tempat festival yang digelar oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI.
Festival ini bertujuan memberikan kemudahan dan perlindungan bagi pelaku UMKM, khususnya di Jember.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang sudah bekerja sama dan melaksanakan Festival ini. Tentu Festival ini akan banyak membantu para pelaku usaha mikro, dan lain sebagainya,” kata Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat ditemui di New Sari Utama Convention Hall, pada Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, hal itu merupakan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Jember, karena tidak semua kabupaten bisa menikmati kemeriahan festival tersebut.
“Jember sebagai simbol kabupaten yang bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor formal, hari ini dipercaya menjadi tempat untuk melakukan Festival ini,” kata dia.
Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, menyampaikan bahwa kebijakan bunga kredit di PT Permodalan Nasional Madani atau PNM Mekaar, yang semula kisaran 20 persen, kini telah dipangkas oleh pemerintah pusat menjadi 8 persen.
Dia kagum saat peserta yang hadir dalam festival tersebut mayoritas dari kalangan emak-emak ternyata banyak yang mendukung program dari presiden Prabowo terkait bantuan kredit terhadap UMKM.
“Tentu kita ketahui bersama bahwa hari ini ada program bantuan ya, tapi ternyata emak-emak tadi hampir semuanya mendukung program tersebut,” tuturnya.
Dengan adanya festival tersebut, Gus fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember berkomitmen akan bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memberikan perhatian lebih kepada pelaku UMKM.
“Mudah-mudahan ini akan kita sinergikan nanti dengan Kementerian UMKM. Mungkin lebih sempurna lagi, mulai dari peralatannya, tempat jualan, mungkin nanti juga akses permodalan akan kita sambungkan dengan sektor perbankan, PNM, dan lain sebagainya,” tegasnya.






