Dalil Dzikir Berjamaah Usai Salat Menurut Kiai Ali Mustafa Yaqub

Monday, 10 March 2025 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kiai Ali Yaqub dan Tangkapan Layar Ngaji Ramadan Pondok Pesantren Jalaluddin Ar-Rumi (Sumber: Instagram @darsunofficial)

Gambar Kiai Ali Yaqub dan Tangkapan Layar Ngaji Ramadan Pondok Pesantren Jalaluddin Ar-Rumi (Sumber: Instagram @darsunofficial)

Frensia.id – Dzikir berjamaah usai salat bagi sebagian golongan umat Islam dianggap suatu yang tidak boleh dilakukan atau haram karena tidak pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW alias bid’ah.

Menanggapi pendapat itu, Kiai Ali Mustafa Yaqub, pernah menyampaikan bahwa salah satu dalil kuat yang menunjukkan dzikir berjamaah hal yang dianjurkan ialah hadits-hadits yang memerintahkan untuk mengucapkan Aamiin ketika Imam membaca Wa ladh dhallin.

Hal tersebut disampaikan kiai muda yang pernah nyantri di pesantren asuhan Imam Besar Masjid Istiqlal yang wafat pada 2018 silam itu: KH. Muhammad Al-Faiz saat pengajian kitab Risalah Jamiatul Maqashid, Sabtu (9/3).

Pada pengajian bertajuk Ngaji Ramadan di Pondok Pesantren Jalaluddin Ar-Rumi, Jatisari, Jember itu Kiai Faiz menambahkan kutipan yang pernah disampaikan oleh Kiai Ali Mustafa Yaqub.

“Seandainya dibacanya (Amin) itu pas dibaca sendiri-diri dengan jamaah misalkan sekian ribu orang di Masjid Istiqlal, maka kapan selesainya?”

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Mengutip dari berbagai sumber, dalil-dalil yang dimaksud diantaranya sebagai berikut:

1. Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah RA, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      إِذَا قَالَ الإِمَامُ: {غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ} [الفاتحة: 7] فَقُولُوا: آمِينَ، فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ المَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

      “Jika imam membaca, “ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalliin”, maka ucapkanlah ‘Aamiin’. Karena siapa saja yang mengucapkan ‘Aamiin’ bersamaan dengan ucapan ‘Aamiin’ malaikat, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”

      إِذَا أَمَّنَ الْإِمَامُ فَأَمِّنُوا، فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

      “Apabila imam mengucapkan ‘Aamiin’, maka ucapkanlah ‘Aamiin’, Karena barangsiapa yang mengucapkan ‘Aamiin’ berbarengan dengan ucapan ‘Aamiin’ malaikat, niscaya dosanya yang telah lalu diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

      2. Hadits Riwayat An-Nasa’i

      Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      Baca Juga :  Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

      إِذَا قَالَ الْإِمَامُ {غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ} [الفاتحة: 7] فَقُولُوا: آمِينَ؛ فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَقُولُ: آمِينَ، وَإِنَّ الْإِمَامُ يَقُولُ: آمِينَ، فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةَ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

      “Apabila imam mengucapkan, “Ghairil maghdhuubi ‘alaihim walaadh-dhalliin” (Bukan orang-orang yang dimurkai dan bukan orang-orang yang sesat), ucapkanlah, ‘Aamiin’. Karena para malaikat juga mengucapkan, ‘Aamiin’, juga imam mengucapkan, “Aamiin”. Maka barangsiapa yang mengucapkan ‘Aamiin’ bersamaan dengan bacaan “aamiin” para malaikat, dosanya yang lalu akan diampuni.” (HR. An-Nasa’i)

      3. Hadits Riwayat Tirmidzi

      عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ، قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ: {غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ} فَقَالَ: «آمِينَ»، وَمَدَّ بِهَا صَوْتَهُ “Diceritakan dari sahabat Wail bin Hujr, ia berkata: “Aku mendengar Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ‘Ghairil maghdlûbi ‘alaihim wa ladl-dhâllîn’ lalu Nabi Mengucapkan ‘Aamiin’ dengan mengeraskan bacaannya” (HR Tirmidzi).

      Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

      Baca Lainnya

      Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
      Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
      Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
      Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
      Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
      Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
      Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
      Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

      Baca Lainnya

      Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

      Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

      Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

      Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

      Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

      Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

      Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

      Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

      Tuesday, 17 February 2026 - 21:00 WIB

      Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

      TERBARU

      Educatia

      Jelang Hari Raya, Laka Depan Antar Pemotor Terjadi di Jember

      Thursday, 19 Mar 2026 - 23:38 WIB