Di Depan 300 Wisudawan, Rektor UIN KHAS Jember Tegaskan 3 Hal Untuk “Menyala” Di Masyarakat

Tuesday, 11 June 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Di Depan 300 Wisudawan, Rektor UIN KHAS Jember Tegaskan 3 Hal Untuk “Menyala” Di Masyarakat (Sources: Canva & Foto Wisuda UIN KHAS Jember)

Gambar Di Depan 300 Wisudawan, Rektor UIN KHAS Jember Tegaskan 3 Hal Untuk “Menyala” Di Masyarakat (Sources: Canva & Foto Wisuda UIN KHAS Jember)

Frensia.id- Di depan 300 wisudawan, Rektor UIN Kiai Haji Ahmad Shiddiq Jember, Prof Hepni dalam sambutannya tegaskan 3 hal penting, 11/06/2024. Ketiganya, dianggapnya sebagai kunci suksesnya lulusan perguruan tinggi agar dapat “menyala” di masyarakat.

Prof Hepni menganggap lulusan Program Sarjana S-1 LVIII dan Pascasarjana S-2 XL sangat penting dalam mendukung perkembangan UIN KHAS Jember. Peran penting tersebut dapat dilakukan dengan terus-menerus belajar, untuk tidak berhenti belajar saat momentum kuliah saja.

Ia menuturkan bahwa pendidikan kuliah mungkin berakhir, namun pelajaran hidup terus berlanjut.

“School may be over, but life lessons are yet to be learned, keep and open heart and mind”, ungkapnya dalam sambutan di acara wisuda pertama tahun ini 11/06/2024.

Pasca lulus sebagai mahasiswa, baik yang strata 1 dan 2, dikembalikan pada keluarga dan masyarakat luas. Namun baginya, para wisudawan nanti tetap akan menjadi kepanjangan tangan dari UIN KHAS Jember.

Karena sebagai kepanjangan dari UIN KHAS, para wisudawan harus juga memiliki hal yang juga khas. Dalam pandangannya, ada tiga hal penting perlu dijadikan standar agar dapat “menyala” di masyarakat.

Baca Juga :  Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri

“dan warnanya, karena ini di UIN KHAS, harus juga khas. Ini yang memastikan nanti tetap akan menyela di dimasyarakat, survive di masyarakat. Enlightenment, Enrichment and Empowerment”, tegasnya.

Jadi menurutnya, ketiga hal penting untuk “menyala” pasca lulus kuliah di UIN KHAS Jember adalah pertama, Enlightenment. Artinya ketercerahan.

“buktikan bahwa Anda telah tercerahkan. Sudah selesai persoalan teoretis, sudah selesai urusan konseptual. Hari ini Anda berhadapan dengan hal-hal yang empiris di masyarakat”, tuturnya.

Ketercerahan tampak merupakan dampak dari ilmu pengetahuan dan semacamnya yang telah dipelajari selama bangku kuliah. Apa yang didapat mestinya telah dapat menguatkan kompetensi soft skill yang di miliki para lulusan.

“UIN KHAS Jember hari ini, ada di pundak Anda. Kalau soft skill Anda berjalan di masyarakat. Kejujuran, komitmen, kesetiaan, katwadhu’an, ahlakul karimah, sensivitas kemanusiaan, moderasi. Bahkan kemudian masyarakat mempercayakan kepada kita semua”, tambahnya.  

Baca Juga :  Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Dump Truk di Tegalsari Banyuwangi

Kedua, Enrichment, yang menurutnya bermakna penambahan wawasan baru. Pada sisi ini, ia menjelaskan pengetahuan tidak cukup dibangku kuliah. Saat hadir di masyarakat harus terus berupaya memahami yang dapat melahirkan hal-hal baru.

“bagaimana Anda kemudian merumuskan question research pada masyarakat yang ada. Yang ini harus terus dibid’ah hasanahkan gitu ya. Jadi novelti itu dalam bahasa  masyarakat itu bid’ah hasanah. Keterbaruan-keterbaruan padangan”, jelasnya.   

Ketiga, Empowerment atau pemberdayaan. Hal ketiga yang dipesankannya pada para wisudawan adalah semangat tidak hanya memperdayakan diri sendiri namun juga orang lain.

“tidak saja dirinya yang berdaya, tidak saja family, keluarganya yang berdaya, tapi juga masyarakat sekitar harus juga diberikan pemberdayaan. Dari apa? Dari kebodohan, dari keterbelakangan, dari ketertindasan”, katanya memberi nasehat.

Di akhir nesehatnya, Prof Hepni mengaku akan menunggu laporan baik tentang pelaksanaan ketiga hal penting yang diutarakannya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Dump Truk di Tegalsari Banyuwangi
Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan
Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil
Semangati Aktivis PMII UIN KHAS Jember, Savic Ali: Kekuasaan Hari ini Sedang Frustasi
Demi Mutu Kampus! Prof Chotib, Calon Rektor UIN KHAS Dapat Dukungan Banyak Ormawa
PMII Nyatakan Dukungan pada Prof Chotib Sebagai Rektor UIN KHAS Jember
Konvoi Suporter Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi Telan Korban, Satu Tewas
Diterjang Angin Kencang, Atap Gedung KDKMP Sukomaju Banyuwangi Rusak

Baca Lainnya

Thursday, 5 November 2026 - 20:05 WIB

Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Dump Truk di Tegalsari Banyuwangi

Wednesday, 4 November 2026 - 21:09 WIB

Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil

Tuesday, 3 November 2026 - 14:06 WIB

Semangati Aktivis PMII UIN KHAS Jember, Savic Ali: Kekuasaan Hari ini Sedang Frustasi

Monday, 2 November 2026 - 13:35 WIB

Demi Mutu Kampus! Prof Chotib, Calon Rektor UIN KHAS Dapat Dukungan Banyak Ormawa

Monday, 2 November 2026 - 13:25 WIB

PMII Nyatakan Dukungan pada Prof Chotib Sebagai Rektor UIN KHAS Jember

TERBARU

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, saat memberikan dokumen resmi kajian ilmiah terkait rekomendasi dalam muatan Rancangan Peraturan Daerah Ketentraman dan Ketertiban Umum (Raperda Trantibum), pada Komisi A DPRD Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

MUI Jember Desak DPRD Pertegas Penegakan Peraturan Sound Horeg

Thursday, 5 Nov 2026 - 16:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading