Douglas Macgregor Elite Politik Amerika Serikat Kritik Gerakan Israel, Sebut Supremasi Yahudi Tidak Lagi Idealis

Wednesday, 15 May 2024 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Douglas Macgregor - A retired U.S. Army colonel, government official, author, consultant, and political commentator.

Douglas Macgregor - A retired U.S. Army colonel, government official, author, consultant, and political commentator.

Frensia.id – Douglas Macgregor elite politik sekaligus pensiunan Kolonel Angkatan Darat Amerika Serikat lontarkan kritik keras pada gerakan Israel.

Hal tersebut ia sampaikan saat wawancara bersama Judge Napolitano pada 13 Mei 2024 lalu.

Macgregor menilai apa yang terjadi di Gaza hari ini tidak lagi berdasar pada semangat perjuangan idealis kaum Yahudi.

“ini adalah perang untuk supremasi Yahudi di Timur Tengah, itulah yang diinginkan oleh Netanyahu, dan itulah yang diinginkan oleh masyarakatnya. Namun hari ini tidak bersandar pada perjuangan idealis kaum Yahudi,” ungkapnya.

Baginya, alasan ideologis Amerika Serikat mendampingi Israel selama ini adalah rasa cinta kaum Yahudi terhadap rasnya sendiri.

“Petama-tama, Israel mengusir orang Arab Muslim dan Kristen dengan tujuan untuk mendirikan negara Yahudi murni, dan kemudia mereka akan melawan Hizbullah yang dianggap mengahadirkan bahaya nyata bagi Israel, itulah yang kami bicarakan, itulah yang mereka bicarakan, dan itulah yang didukung oleh para senator lainnya,” kata Macgregor.

Baca Juga :  Dam Pelimpah Sungai Tanggul Jember Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Turun Tangan

Namun hari ini ia menilai itu tidak lagi terjadi. Perjuangan Israel hari ini hanya berhubungan dengan keuntungan.

“Sekarang mengapa mereka melakukan hal itu? apakah karena mereka punya rasa cinta yang mendalam terhadap Israel? Saya kira tidak demikian. Saya pikir ini ada hubungannya dengan uang,” tuturnya.

Macgregor juga menjelaskan bahwa banyak lembaga think tank (Non Govermental Organization) hari ini di Washintogn DC yang sumber dananya tidak dipublikasi.

Baca Juga :  Gus Fawait Minta Organisasi Mitra Pemerintah Tak Hanya Gelar Acara Seremoni

“Jika Anda mengunjungi berbagai lembaga think tank di Washington DC, lihat saja siapa saja donornya. Dari mana uang itu berasal?” jelasnya.

Akhir wawancara Macgregor menyampaikan bahwa kondisi negaranya dan Israel hari ini  terbatasi. Bahkan dengan kondisi para senator yang semakin tidak mempedulikan masalah ini.

“Saya rasa para senator tidak peduli dengan semua itu. Saya pikir mereka sangat khawatir tentang kemana uang itu disalurkan. Saya benci berterus terang tentang hal itu, saya tahu ini sinis, tapi itulah pandangan saya. Ada lebih dari seratus empat puluh negara yang meninggalakn Israel secara implisit, serta menjauh dari kami. Kami dan Israel semakin terisolasi di dunia. 

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lawan Kemiskinan dan Stunting, Pemkab Jember Bentuk Satgas Lintas Sektor
Jember Sering Terkepung Banjir, Bupati Fawait Bentuk Satgas Infrastruktur-Tata Ruang
Kepesertaan JKN Tembus 2,6 Juta Jiwa, Jember Sabet UHC Awards 2026
Jember Darurat Stunting-Kematian Ibu, Bupati Fawait Terjunkan 1.200 Nakes ke Desa
Gus Fawait Minta Fasilitas Pasien Harus Lebih Mewah dari Ruang Pejabat Kesehatan
Dam Pelimpah Sungai Tanggul Jember Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Turun Tangan
Serah Terima Jabatan Direksi, PJ Sekda Minta Prestasi Perumdam Jember Tak Menurun
DPC PKB Apresiasi Program Peta Cinta Pemkab Jember

Baca Lainnya

Saturday, 31 January 2026 - 19:22 WIB

Lawan Kemiskinan dan Stunting, Pemkab Jember Bentuk Satgas Lintas Sektor

Saturday, 31 January 2026 - 19:14 WIB

Jember Sering Terkepung Banjir, Bupati Fawait Bentuk Satgas Infrastruktur-Tata Ruang

Tuesday, 27 January 2026 - 23:13 WIB

Kepesertaan JKN Tembus 2,6 Juta Jiwa, Jember Sabet UHC Awards 2026

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Jember Darurat Stunting-Kematian Ibu, Bupati Fawait Terjunkan 1.200 Nakes ke Desa

Saturday, 24 January 2026 - 18:32 WIB

Gus Fawait Minta Fasilitas Pasien Harus Lebih Mewah dari Ruang Pejabat Kesehatan

TERBARU