Duta Besar Tiongkok Serukan Pengakhiran Pendudukan Israel atas Palestina dalam Sidang PBB

Thursday, 19 September 2024 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Fu Cong Duta Besar Tiongkok sumber edit by elriyadh

Ilustrasi gambar Fu Cong Duta Besar Tiongkok sumber edit by elriyadh

Frensia.id – Fu Cong, Duta Besar dan Wakil Tetap Tiongkok untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan kembali posisi Tiongkok mengenai konflik Israel-Palestina dalam Sidang Khusus Darurat Majelis Umum PBB.

Pernyataan yang diserukan Dubes Tiongkok tentang pengakhiran pendudukan Israel atas Palestina disampaikan dalam sidang PBB yang digelar di New York pada tanggal 17 September 2024.

Dalam pidatonya, Fu Cong menyerukan pengakhiran segera pendudukan Israel di wilayah Palestina, menyatakan tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan halangan terhadap penentuan nasib sendiri bagi rakyat Palestina.

Mengutip pendapat penasehat dari Mahkamah Internasional yang dikeluarkan pada 19 Juli, Fu Cong menggarisbawahi bahwa kehadiran Israel di wilayah Palestina tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga menghambat proses perdamaian dan keadilan historis.

Baca Juga :  Ketua Bapemperda DPRD Jember Respon soal Perda Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

“Mengakhiri pendudukan bukanlah suatu pilihan, tetapi kewajiban hukum bagi Israel,” tegas Duta Besar Fu Cong dalam pidatonya.

Duta Besar Tiongkok juga mengkritik pendudukan Israel yang memberikan negara tersebut hak veto eksklusif atas masa depan Palestina.

Situasi ini menjadikan penghalang bagi tercapainya kedaulatan Palestina. Sementara kemerdekaan Palestina sebagai suatu bangsa merupakan hal yang tidak dapat disangkal.

“Kenegaraan yang merdeka merupakan hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina sebagai suatu bangsa, yang tidak dapat dipertanyakan dan tidak dapat disangkal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fu Cong menyoroti dampak negatif pendudukan yang berkepanjangan terhadap keamanan regional, menyatakan bahwa hal tersebut tidak membuat Israel lebih aman, melainkan hanya menumbuhkan kebencian dan ketidakstabilan di Timur Tengah.

Baca Juga :  Sebut Ada Upaya Framing, Aliansi Kader NasDem Jember Protes Pemberitaan Media

“Sejarah telah memberikan banyak bukti bahwa pendudukan tidak akan membuat Israel lebih aman,” imbuhnya pada tanggal 17/09/2024.

Dalam penutupan pidatonya, Duta Besar Tiongkok mengajak komunitas internasional untuk mendukung penciptaan Negara Palestina Merdeka sebagai solusi untuk mendamaikan kedua bangsa.

“Hanya dengan berakhirnya pendudukan secara total dan berdirinya Negara Palestina Merdeka, Palestina dan Israel dapat hidup berdampingan secara damai,” ujar Fu Cong.

Seruan kuat dari Tiongkok ini menambah tekanan internasional terhadap Israel untuk meninjau ulang kebijakannya di wilayah Palestina, di tengah harapan global akan tercapainya perdamaian abadi di Timur Tengah.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani
Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri
Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup
Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok
Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember
Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya
Ini Hasil Sidak-Supervisi Satgas MBG Jember di Kecamatan Semboro
Pemkab Jember Terjunkan Satgas Sisir Kelayakan Fasilitas Program Makan Bergizi Gratis

Baca Lainnya

Saturday, 6 June 2026 - 23:02 WIB

Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani

Friday, 5 June 2026 - 20:37 WIB

Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri

Wednesday, 3 June 2026 - 19:02 WIB

Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup

Wednesday, 3 June 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok

Monday, 1 June 2026 - 15:15 WIB

Bandara Notohadinegoro Buka Rute Baru Jember-Surabaya, Gus Rivqy: Saya akan Berjuang untuk Kemajuan Jember

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB