Emmanuel Todd: Kemenangan Rusia Akan Membebaskan Eropa dari Pengaruh Amerika

Thursday, 10 October 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar

Ilustrasi gambar "Emmanuel Todd: Kemenangan Rusia Akan Membebaskan Eropa dari Pengaruh Amerika" sumber edit by Frensia

Frensia.id – Emmanuel Todd sejarawan, antropolog, dan ilmuwan politik Prancis mengungkapkan bahwa kemenangan Rusia akan membebaskan Eropa dari pengaruh Amerika.

Pernyataan yang dianggap kontroversial disampaikan Emmanuel Todd dalam wawancara eksklusif dengan Corriere Della Sera di Milan pada tanggal 7 Oktober 2024.

Menurutnya, konflik terkini di Ukraina bukan sekedar pertarungan wilayah, tetapi pertarungan yang akan menentukan masa depan dominasi geopolitik di Eropa.

“Jika Rusia dikalahkan di Ukraina, dominasi Amerika Serikat atas Eropa akan terus berlanjut selama satu abad,” ujar Emmanuel Todd pada tanggal 07/10/2024.

Dia menambahkan bahwa kekalahan Amerika Serikat dalam konflik ini akan mengakibatkan keruntuhan NATO dan membebaskan Eropa dari pengaruh Amerika.

Emmanuel Todd berpendapat bahwa keengganan Rusia untuk memperluas konflik ke Eropa Barat menunjukkan keterbatasan negara tersebut dalam aspek militer dan ekonomi.

Baca Juga :  Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein

“Dengan 144 juta penduduk, populasi yang menurun, dan luas wilayah 17 juta kilometer persegi, negara Rusia sudah berjuang untuk menduduki wilayahnya sendiri,” jelasnya.

Sebagai sejarawan Prancis, ia menjelaskan bahwa Rusia tidak akan memiliki keinginan berekspansi setelah perbatasannya dipulihkan.

“Rusia tidak akan memiliki sarana maupun keinginan untuk berekspansi setelah perbatasan Rusia sebelum komunisme dipulihkan,” jelas Emmanuel Todd.

Lebih lanjut, Emmanuel Todd mengkritik kekhawatiran Barat terhadap ekspansi Rusia sebagai histeria Russophobia yang tidak berdasar.

“Fantasi bahwa Rusia ingin berekspansi ke Eropa adalah sesuatu yang menggelikan bagi sejarawan mana pun,” kata Emmanuel Todd.

Wawancara ini memicu diskusi luas di kalangan para pakar. Analis politik, Dr. Alessandro Rossi, mengatakan bahwa pandangan Todd mungkin terlalu simplistik dan mengabaikan kompleksitas geopolitik yang ada.

Baca Juga :  Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah

“Tidak dapat dipungkiri bahwa Amerika dan NATO memainkan peran penting dalam dinamika keamanan Eropa,” ujar Rossi.

Sementara itu, antropolog terkemuka Prof. Maria Bianchi, menyatakan bahwa pandangan Todd tentang pengaruh Amerika terhadap Eropa perlu dipertimbangkan lebih dalam.

“Kita tidak bisa mengabaikan bagaimana kebijakan luar negeri Amerika telah membentuk banyak aspek kebijakan Eropa selama dekade terakhir,” tambahnya.

Konflik di Ukraina terus menarik perhatian global dan hasilnya, seperti yang ditegaskan oleh Todd, mungkin memang memiliki implikasi jangka panjang yang signifikan bagi masa depan geopolitik Eropa.

Diskusi dan analisis terus berlanjut di kalangan akademisi dan pembuat kebijakan untuk mengurai berbagai kemungkinan skenario yang akan terjadi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem
Faktor Kesehatan, Jurgen Habermas Mengurungkan Diri Berkunjung ke Indonesia
Perang Amerika-Israel Melawan Iran Memanas, Akademisi HI UNEJ Soroti Dampak Terhadap Ekonomi Indonesia
Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah
Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel
Imigrasi Siaga di Bandara Internasional Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah
Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein
Nobody’s Girl, Buku Korban Epstein Yang Telah Bunuh Diri

Baca Lainnya

Friday, 3 April 2026 - 22:29 WIB

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem

Monday, 16 March 2026 - 13:07 WIB

Faktor Kesehatan, Jurgen Habermas Mengurungkan Diri Berkunjung ke Indonesia

Thursday, 5 March 2026 - 09:09 WIB

Perang Amerika-Israel Melawan Iran Memanas, Akademisi HI UNEJ Soroti Dampak Terhadap Ekonomi Indonesia

Wednesday, 4 March 2026 - 19:30 WIB

Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah

Tuesday, 3 March 2026 - 21:24 WIB

Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel

TERBARU