Festival Pegon di Ambulu Jember Meriahkan Wisata Watu Ulo-Papuma saat Lebaran Ketupat

Saturday, 28 March 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegon saat arak-arakan dari Balai Desa Sumberejo menuju Pantai Watu Ulo (Foto: Fadli/Frensia).

Pegon saat arak-arakan dari Balai Desa Sumberejo menuju Pantai Watu Ulo (Foto: Fadli/Frensia).

Ambulu, Frensia.id – Warga Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember menggelar Festival Pegon di Pantai Watu Ulo dan Papuma (Pasir Putih Malikan), pada Sabtu (28/3/2026).

Festival Pegon merupakan budaya tahunan yang diselenggarakan setelah Hari Raya Idulfitri, tepatnya di Lebaran ke tujuh atau Hari Raya Ketupat.

Pegon adalah moda transportasi roda dua yang digerakkan menggunakan dua ekor sapi.

Rute perjalanan Festival Pegon, dimulai dari Kantor Desa Sumberejo hingga Pantai Watu Ulo.

Saat sampai di Pantai Watu Ulo, para peserta Festival Pegon dan warga desa, menggelar tasyakuran dengan duduk melingkar di bawah pohon cemara tepi pantai. Setelah itu dilanjut dengan kesenian reog.

Ketua Paguyuban Pelestari Pegon Jember Selatan, Syamsul Arifin, mengatakan bahwa pegon ini dikendarai oleh para bajingan dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Ambulu.

Baca Juga :  Diduga Keracunan Menu MBG, 112 Siswa dan Guru SMPN 1 Umbulsari Jember Tumbang

“Sudah diagendakan dari dulu bahwa ini (Festival Pegon) adalah event tahunan. Jadi teman-teman para bajingan atau pengendali sapi itu mintanya memang Hari Raya Ketupat,” kata Arifin, saat ditemui di lokasi acara Festival Pegon.

Menurut Arifin, di tahun ini peserta yang mengikuti Festival Pegon mengalami penurunan ketimbang tahun sebelumnya.

Kata dia, di tahun 2025 jumlah peserta mencapai 56 Pegon.

“Pada hari ini kita ada sekitar 30 Pegon. Kemarin memang yang sudah daftar itu 36. Ternyata menjelang hari H nya, ada kendala di sapinya, yang melahirkan, yang sakit gitu,” kata dia.

Dengan dilestarikannya Festival Pegon, Kepala Desa Sumberejo, Riono Hadi, mengungkapkan rasa senang walaupun digelar secara sederhana.

“Tentunya kami sebagai pemangku wilayah, sangat senang dan bangga sekali dengan masyarakat saya yang masih antusias, untuk melestarikan budaya tahunan arak-arakan pegon di tahun ini,” kata Riono, saat ditemui di lokasi Festival Pegon.

Baca Juga :  Pemuda Asal Cianjur Hilang Terseret Ombak Papuma Jember

Riono menceritakan, bahwa Festival Pegon ini sudah ada sejak moda transportasi di desa belum begitu banyak.

“Dulu waktu orang tua saya itu masih jalan kaki. Kemudian memanfaatkan alat transportasi, yang pada saat itu pegon masih dibuat angkutan untuk mengangkut hasil panen,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika budaya ini, dulu memang telah menjadi agenda keluarga setelah hari raya di Desa Sumberejo.

“Kemudian orang tua saya, dulu memanfaatkan untuk dijadikan budaya secara keluarga menuju ke Pantai Watu Ulo, membawa ketupat dan makan-makan bersama bersama keluarga, di hari ketujuh Lebaran Ketupat itu. Sehingga membudaya sampai saat ini,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Anggaran Dana Festival Pegon di Ambulu Jember Dibantu Kades Gegara Usai Terpotong jadi Rp 7 Juta
Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Paseban Jember
Pemuda Asal Cianjur Hilang Terseret Ombak Papuma Jember
Satu Motor Anggota Komunitas F1Z R di Jember Hangus Terbakar Saat Konvoi
Jelang Hari Raya, Laka Depan Antar Pemotor Terjadi di Jember
Sejumlah Titik Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2026 di Jember
Ledakan Terjadi di Masjid Jember Saat Salat Tarawih
Gudang Tembakau PTPN 1 Regional V Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Baca Lainnya

Saturday, 28 March 2026 - 17:32 WIB

Anggaran Dana Festival Pegon di Ambulu Jember Dibantu Kades Gegara Usai Terpotong jadi Rp 7 Juta

Saturday, 28 March 2026 - 17:25 WIB

Festival Pegon di Ambulu Jember Meriahkan Wisata Watu Ulo-Papuma saat Lebaran Ketupat

Saturday, 28 March 2026 - 16:56 WIB

Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Paseban Jember

Saturday, 28 March 2026 - 16:50 WIB

Pemuda Asal Cianjur Hilang Terseret Ombak Papuma Jember

Friday, 20 March 2026 - 00:24 WIB

Satu Motor Anggota Komunitas F1Z R di Jember Hangus Terbakar Saat Konvoi

TERBARU

Polisi dan petugas rumah sakit saat evakuasi korban yang terseret ombak (Foto:  Istimewa).

News

Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Paseban Jember

Saturday, 28 Mar 2026 - 16:56 WIB

Polisi saat mencari korban yang terseret ombak di Pantai Papuma (Foto: Istimewa).

News

Pemuda Asal Cianjur Hilang Terseret Ombak Papuma Jember

Saturday, 28 Mar 2026 - 16:50 WIB

Penampakan bayi laki-laki yang ditemukan di pinggir jalan, samping rumah warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember. (Foto: Tangkapan layar Instagram @infojember).

Criminalia

Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Thursday, 26 Mar 2026 - 14:14 WIB