Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Paseban Jember

Saturday, 28 March 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi dan petugas rumah sakit saat evakuasi korban yang terseret ombak (Foto:  Istimewa).

Polisi dan petugas rumah sakit saat evakuasi korban yang terseret ombak (Foto: Istimewa).

Frensia.Id – Nasib nahas menimpa Giman (54), seorang warga Kecamatan Kencong, Jember. Dia tewas usai tergulung ombak saat sedang berwisata bersama keluarganya di Pantai Paseban, Sabtu (28/3), pukul 10:45 WIB.

Peristiwa itu terjadi di tengah suasana libur Lebaran. Korban yang sedang asyik mandi di bibir pantai tiba-tiba dihantam ombak besar dan terseret ke tengah laut.

“Korban bersama keluarganya mandi di bibir pantai. Padahal sudah ada imbauan larangan untuk mandi di laut. Korban kemudian tergulung ombak yang besar, karena cuaca cukup ekstrem,” kata salah seorang warga setempat, Irul, di lokasi kejadian, Sabtu (28/3/2026).

Saat itu, kata dia, kondisi ombak di pantai selatan Jawa memang sedang tidak bersahabat. Korban yang tengah berenang bersama anggota keluarga lain tak sempat menyelamatkan diri saat ombak tinggi datang menerjang.

Baca Juga :  Warga Banyuwangi yang Hanyut di Sungai Garahan Ditemukan di Sungai Sumberjati Silo Jember

“Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD yang berada di lokasi langsung melakukan upaya pencarian. Meski sempat dilakukan pertolongan, nyawa korban sudah tidak tertolong,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kencong, AKP Sunarto mengungkapkan, korban datang ke Pantai Paseban sekitar pukul 07.00 WIB bersama kakak kandung dan kakak iparnya. Kedatangan mereka bertujuan untuk menjalani tradisi tahunan mandi laut saat hari raya.

“Sekitar pukul 09.45 WIB, korban hendak mandi di laut. Sebenarnya petugas sudah melarang karena ada imbauan dari petugas di lokasi agar tidak berenang,” ungkapnya.

Namun, kata dia, korban tetap nekat masuk ke air. Tak berselang lama, sekitar pukul 10.00 WIB, ombak besar datang dan menyeret tubuh korban ke tengah.

Baca Juga :  Warga Tempurejo Ditemukan Tewas di Sungai Kalimayang Ambulu Jember

“Petugas gabungan dari Polsek Kencong, Koramil, BPBD, dan Tim SAR Pantai Paseban yang berjaga di lokasi langsung melakukan upaya penyelamatan. Namun, tubuh korban terus terbawa arus ke arah selatan,” paparnya.

“Sekitar pukul 10.45 WIB, tubuh korban muncul ke permukaan laut. Petugas segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Cakru untuk pertolongan medis,” tambahnya.

Setibanya di Puskesmas Cakru, tim medis melakukan pemeriksaan intensif. Saat itu, nyawa pria tersebut sudah tidak dapat tertolong.

“Menurut keterangan pihak medis, korban dinyatakan meninggal dunia (MD). Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Massa Progib Demo Depan DPRD Jember, Tuntut MBG Tetap Dilanjutkan
Ketua DPRD Jember Diserbu Emak-emak Pendemo, Bukan Protes tapi Minta Tanda Tangan
Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP
Ribuan Massa Aksi Dukung Program MBG Terdiri dari Pedagang Hingga Kades
Ribuan Masyarakat Jember Gelar Aksi Damai Dukung Program MBG
Viral Makam di Sumbersari Jember Tergusur Galian C
Kodim Jember Gelar Operasi Katarak Gratis, 168 Warga se-Karesidenan Besuki Ikut Serta
Pelayanan Lumpuh Akibat Balai Desa di Jember Digembok Warga

Baca Lainnya

Monday, 22 June 2026 - 17:12 WIB

Massa Progib Demo Depan DPRD Jember, Tuntut MBG Tetap Dilanjutkan

Saturday, 20 June 2026 - 14:22 WIB

Ketua DPRD Jember Diserbu Emak-emak Pendemo, Bukan Protes tapi Minta Tanda Tangan

Saturday, 20 June 2026 - 14:13 WIB

Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP

Saturday, 20 June 2026 - 13:53 WIB

Ribuan Massa Aksi Dukung Program MBG Terdiri dari Pedagang Hingga Kades

Saturday, 20 June 2026 - 13:43 WIB

Ribuan Masyarakat Jember Gelar Aksi Damai Dukung Program MBG

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading