Anggaran Dana Festival Pegon di Ambulu Jember Dibantu Kades Gegara Usai Terpotong jadi Rp 7 Juta

Saturday, 28 March 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta Festival Pegon dan warga Desa Sumberejo serta pengunjung, saat mengikuti tasyakuran di bawah pohon cemara tepi pantai Watu Ulo (Foto: Fadli/Frensia).

Para peserta Festival Pegon dan warga Desa Sumberejo serta pengunjung, saat mengikuti tasyakuran di bawah pohon cemara tepi pantai Watu Ulo (Foto: Fadli/Frensia).

Ambulu, Frensia.id- Anggaran dana Festival Pegon yang diselenggarakan di Desa Sumberejo, Kecataman Ambulu, Jember setiap Hari Raya Ketupat terpotong menjadi Rp 7 juta.

Ketua Paguyuban Pelestari Pegon Jember Selatan, Syamsul Arifin, mengaku bahwa anggaran dana yang didapat dari Dinas Pariwisata Jember tidak sesuai dengan yang dianggarkan.

“Kita itu sudah dianggarkan sebesar Rp 200 juta. Mungkin ada sesuatu hal yang saya kurang pahami dan tidak tahu kepastiannya. Saya sendiri menerima Rp 7 juta,” kata dia saat ditemui di lokasi acara Festival Pegon, pada Sabtu, (28/3/2026).

Baca Juga :  Inovasi Bank Sampah Kencong Jember: Sulap Plastik Bekas untuk Pembayaran Pajak hingga Tangani Stunting

Menurutnya, salah satu alokasi anggaran dana tersebut untuk sound system dan kesenian reog.

Meskipun demikian, Arifin mengatakan bahwa dirinya telah menerima bantuan dana dari Kepala Desa Sumberejo.

“Alhamdulillah, saya di sini dapat bantuan dari bapak Kepala Desa Sumberejo dan Ibu Enis Kartika yang telah membantu saya dalam segi keuangan,” kata dia.

Walaupun anggaran dana terpotong, salah satu peserta Festival Pegon dari Dusun Bregoh, Desa Sumberejo, David, mengungkapkan alasannya tetap mengikuti Festival Pegon.

Baca Juga :  Yakuza Maneges Jember Resmi Dideklarasikan, Usung Visi Humanity and Social Justice

“Supaya tidak punah,” kata dia, saat ditemui di parkiran pegonnya.

David mengikuti Festival Pegon sejak tahun 2022. Ia mengatakan bahwa di tahun ini, tidak semeriah tahun sebelummya.

“Kalau tahun ini tidak ada hadiahnya. Jadi sedikit yang ikut. Biasanya ada hadiahnya. Ada domba, kadang itu uang,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Jalan Licin Imbas Tetes Tebu Tumpah di Jember, 4 Pemotor Jatuh dan Mobil Tergelincir
Forum Komunikasi Masyarakat Cinta Jember Sampaikan Penolakan soal Rencana Pinjaman 786 M Pemkab Jember
Pelantikan PC IPNU-IPPNU Kencong, Ketua PC IPNU: Kita Menjadi Aspirator Pelajar
Melaju Kencang, Pengendara Scoopy Tabrak Truk di Patrang Jember
Disnaker Jember Kirim 1.357 PMI ke Luar Negeri, Posisi Housemaid Paling Banyak Diminati Pekerja
Pria di Jember Meninggal Dunia Usai Tersangkut Gapura di Atas Truk Sound
Kepala Terjepit Sound Horeg Saat Lewati Gapura, Pemuda di Jember Tewas
Cerita Suparno saat Budidaya Kopi di Perkebunan Jember hingga Belasan Tahun: Perusahaan Berharap Biaya Dikit, Penghasilannya Lumayan

Baca Lainnya

Wednesday, 12 August 2026 - 20:07 WIB

Jalan Licin Imbas Tetes Tebu Tumpah di Jember, 4 Pemotor Jatuh dan Mobil Tergelincir

Monday, 10 August 2026 - 16:40 WIB

Forum Komunikasi Masyarakat Cinta Jember Sampaikan Penolakan soal Rencana Pinjaman 786 M Pemkab Jember

Sunday, 9 August 2026 - 18:45 WIB

Pelantikan PC IPNU-IPPNU Kencong, Ketua PC IPNU: Kita Menjadi Aspirator Pelajar

Wednesday, 5 August 2026 - 19:23 WIB

Melaju Kencang, Pengendara Scoopy Tabrak Truk di Patrang Jember

Tuesday, 4 August 2026 - 22:44 WIB

Disnaker Jember Kirim 1.357 PMI ke Luar Negeri, Posisi Housemaid Paling Banyak Diminati Pekerja

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading