Gardu Listrik Terbakar, PLN ULP Rambipuji Jember Garcep, Utamakan Layanan Pulih

Monday, 9 December 2024 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Gardu Listrik Terbakar, PLN ULP Rambipuji Jember Garcep, Utamakan Layanan Pulih (Sumber: Frensia/Mashur Imam)

Gambar Gardu Listrik Terbakar, PLN ULP Rambipuji Jember Garcep, Utamakan Layanan Pulih (Sumber: Frensia/Mashur Imam)

Frensia.id – Gardu listrik di depan Rest Area Jubung, Jember, mengalami kebakaran pada pukul 18.00 WIB, Selasa (09/12/2024). Peristiwa ini mengejutkan para pengguna jalan yang melintasi Jalan Nasional III.

Api yang berkobar memaksa PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rambipuji bertindak cepat untuk menangani situasi darurat tersebut.

Petugas PLN segera memadamkan aliran listrik di wilayah terdampak guna mengantisipasi risiko lebih lanjut. Hanya beberapa menit setelah kebakaran terjadi, tim dari PLN ULP Rambipuji sudah tiba di lokasi untuk melakukan langkah penanganan.

Melalui akun Instagram resmi, PLN Rambipuji juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan akibat insiden ini.

Aprilianto, Kepala Teknik PLN Rambipuji, menjelaskan bahwa pemadaman listrik sementara diberlakukan di beberapa wilayah, termasuk Jubung hingga Pecoro.

Baca Juga :  Tim Gabungan TNI-Polri-Damkar Datangi Lokasi Api Misterius di Jember

“Kami telah mengumumkan pemadaman ini melalui media resmi kami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi.

“Bisa jadi karena hujan atau faktor usia, namun masih perlu dicek lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Syaiful Amin, Manager PLN ULP Rambipuji, menegaskan bahwa prioritas utama mereka adalah memulihkan layanan listrik sesegera mungkin.

“Kami mengutamakan layanan pelanggan. Yang terpenting, listrik kembali menyala,” katanya.

Untuk itu, timnya memutuskan untuk fokus pada perbaikan aliran listrik terlebih dahulu, sementara penyelidikan penyebab kebakaran dilakukan kemudian.

Salah satu strategi yang diambil adalah menerapkan bypass pada komponen yang rusak. Artinya, alat yang terbakar dilepas sementara waktu agar aliran listrik dapat tetap disalurkan tanpa terganggu oleh kerusakan tersebut.

Baca Juga :  Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

“Langkah ini, solusi sementara agar masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik secepatnya,” jelas Syaiful.

Ia juga turun langsung memimpin proses perbaikan di lapangan. Menurut Syaiful, tindakan bypass ini memungkinkan pemulihan layanan dalam waktu singkat, meski analisis teknis dan penggantian komponen akan dilakukan setelah kondisi stabil.

“Kami mendahulukan layanan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Langkah cepat tanggap PLN ULP Rambipuji mendapat apresiasi dari warga sekitar, meski kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran.

Hingga tulisan dimuat, pihak PLN ULP Rambipuji terus berupaya memastikan layanan kembali pulih sambil menunggu hasil investigasi penyebab dan komponen yang kebakaran tersebut.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa
Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes
DPP PKB Mengutuk Keras Pembunuhan Ayatullah Ali Khamenei
Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan
Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir
Merasa Terpanggil, Jajaran Satkoryon Banser Umbulsari Turun ke Lokasi Banjir di Desa Curah Malang
Prabowo Menekankan Semangat Indonesia Incorporated saat Audiensi dengan 5 Pengusaha Nasional
Sedang Pergi ke Toko, Rumah Lansia di Jember Roboh di Terpa Angin Kencang

Baca Lainnya

Thursday, 5 March 2026 - 22:34 WIB

Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

Thursday, 5 March 2026 - 18:33 WIB

Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes

Tuesday, 3 March 2026 - 06:44 WIB

DPP PKB Mengutuk Keras Pembunuhan Ayatullah Ali Khamenei

Monday, 16 February 2026 - 21:48 WIB

Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Sunday, 15 February 2026 - 15:09 WIB

Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

TERBARU