Frensia.Id– Selama hampir satu bulan warga di Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember aktivitasnya sempat terisolasi. Setelah jembatan gantung yang menghubungkan 3 desa (Jubung, Pancakarya dan Kaliwining) ambruk diterjang luapan sungai Bedadung pada tanggal 15 Desember 2025 lalu.
Warga Dusun Darungan, Achmad Taufik dalam akun Facebook-nya menceritakan, bahwa jembatan itu bukan sekedar jembatan biasa yang menggantung dengan kabel besi. Melainkan adalah jalan penyambung hidup.
“Bagi orang lain, itu mungkin hanya jembatan biasa yang menggantung dengan kabel besi. Tapi bagi warga sini, jembatan itu adalah jalan penyambung hidup, jalan untuk mencari sesuap nasi,” katanya, dalam keterangan tertulis yang kemudian dikutip oleh Frensia.Id, Rabu (7/1/2026).
Sementara itu, Kades Jubung, Bhisma Perdana membenarkan perbaikan jembatan yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat. Kata dia, setelah kejadian itu (jembatan ambruk), masyarakat mulai menggalang donasi dan kerja bakti.
“Setelah kejadian itu, masyarakat menggalang donasi dan kerja bakti untuk memperbaiki jembatan. Kami pancing dengan sumbangan awal, lalu kemudian masyarakat melanjutkan sumbangan lainnya,” ujarnya.
Selanjutnya kata dia, hampir semua masyarakat di Dusun Darungan memberikan sumbangan. Pasalnya, memang jembatan itu menjadi penghubung tiga desa (Jubung, Pancakarya Dan Kaliwining).
“Semua masyarakat nyumbang dan akhirnya mulai dilakukan perbaikan pada tanggal 30 Desember 2025. Jembatan itu kan sebagai penghubung 3 desa, yakni Jubung, Pancakarya, Kaliwining,” paparnya.
Bhisma menjelaskan, sebelum dilakukan perbaikan secara swadaya, pihaknya telah menghadap dan bersurat kepada PU Binamarga untuk meminta jembatan yang ambruk itu diperbaiki. Kata dia, dikarenakan akhir tahun, sehingga perbaikan tidak bisa dilakukan secara cepat oleh PU Binamarga.
“Karena akses itu menjadi urat nadi kehidupan warga Darungan, akhirnya perlu dilakukan perbaikan secara cepat. Akhirnya ya diperbaiki secara gotong royong, kerja bakti, dan dananya dari swadaya masyarakat,” tandasnya.







