Gus Ipul, Sekjen PBNU Akhirnya Jadi Mensos Di Akhir Jokowi Berkuasa

Wednesday, 11 September 2024 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Gus Ipul, Sekjen PBNU Akhirnya Jadi Mensos Di Akhir Jokowi Berkuasa (Sumber: Istimewa)

Gambar Gus Ipul, Sekjen PBNU Akhirnya Jadi Mensos Di Akhir Jokowi Berkuasa (Sumber: Istimewa)

Frensia.id-  Gus Ipul yang memiliki nama lengakap Saifullah Yusuf, pagi ini secara resmi dilantik sebagai Menteri Sosial menggantikan Tri Rismaharini. Pelantikan ini dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta, 11/09/2024.

Akhirnya, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini dipilih jadi menteri sebelum Joko Widodo lengser. Sebelumnya memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan pemerintahan.

Sekrang, Ia ditunjuk untuk menggantikan Tri Rismaharini yang mundur dari jabatan tersebut setelah mendaftar sebagai calon Gubernur Jawa Timur dalam pemilihan kepala daerah yang akan datang.

Proses pelantikan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang dalam kesempatan itu juga mengambil sumpah jabatan Gus Ipul sebagai Menteri Sosial yang baru.

Sumpah jabatan ini menjadi simbol komitmen Gus Ipul untuk mengemban tugas baru dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan amanat yang diberikan oleh Presiden. Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Gus Ipul mengikuti seluruh rangkaian sumpah jabatan yang dibacakan oleh Jokowi.

Baca Juga :  Satu-satunya di Jatim, Kini Warga Jember Bisa Cetak E-KTP Langsung di Kecamatan

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab”, ujarnya.

Pengangkatan Gus Ipul sebagai Menteri Sosial membawa harapan baru dalam sektor sosial Indonesia. Dengan pengalaman panjangnya dalam bidang pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan, Gus Ipul diharapkan dapat melanjutkan dan meningkatkan program-program kesejahteraan sosial yang telah berjalan.

Pergantian ini juga menjadi bagian dari strategi politik yang lebih luas menjelang pemilihan gubernur Jawa Timur. Tri Rismaharini, yang sebelumnya memimpin Kementerian Sosial, memilih untuk fokus pada pencalonannya sebagai gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo juga melantik Irjen Pol. Eddy Hartono sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang baru. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 124/PPA tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan BNPT. Eddy Hartono menggantikan pejabat sebelumnya dengan harapan dapat memperkuat upaya penanggulangan terorisme di Indonesia.

Penunjukan Eddy Hartono sebagai Kepala BNPT ini diharapkan dapat membawa energi baru dalam menangani ancaman terorisme yang terus berkembang di Indonesia dan dunia. Sebagai seorang perwira tinggi polisi, Irjen Pol. Eddy Hartono memiliki pengalaman yang luas dalam bidang keamanan dan penegakan hukum, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan ancaman terorisme.

Baca Juga :  Film "Pesta Babi" Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Pelantikan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan nasional dan stabilitas negara. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menghadapi berbagai ancaman terorisme, baik dari kelompok domestik maupun jaringan internasional.

Oleh karena itu, dengan kepemimpinan baru di BNPT, diharapkan upaya penanggulangan terorisme dapat lebih intensif, terarah, dan komprehensif, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo
Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait
Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru
Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah
Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA
MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi
Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan
Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani

Baca Lainnya

Tuesday, 16 June 2026 - 13:34 WIB

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo

Saturday, 13 June 2026 - 14:24 WIB

Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait

Thursday, 11 June 2026 - 20:40 WIB

Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

Thursday, 11 June 2026 - 17:31 WIB

Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah

Thursday, 11 June 2026 - 17:23 WIB

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

TERBARU

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno (tengah), bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman (Kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

News

OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC

Thursday, 18 Jun 2026 - 19:02 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading