Frensia- KPU terus malakukan pendataan. Data banyak yang tela masuk ke real count data KPU. Hanya saja, banyak masyarakat yang masih meragukan data tersebut. Pasalnya, ada banyak data yang tidak valid. Menggapi hal tersebut, KPU menghimbau masyarakat bersabar.
Beberapa diantaranya dishare warganet oleh media-media sosial. Salah satunya di media X atau twitter.
Akun bernama @MikuroQ, ia menyebarkan pelanggaran mark up data KPU pasangan 02, Probowo-Gibran. Dalam video tampak memperlihatkan adanya data yang di Input dalam web dengan data form C Hasil.
Merespon hal demikian, sebenarnya KPU telah mengkonfirmasi bahwa Hasil di Web KPU bukanlah hasil final dari Pemilu 2024. KPU menjelaskan bahwa publikasi model formulir C/D adalah hasil dari penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan tujuan untuk mempermudah akses informasi kepada publik.
“Hasil resmi rekapitulasi suara di pemilu itu dilakukan melalui rekapitulasi yang dilakukan secara berjenjang”, ujar Idham Holik di Kantro KPU, Jakarta Pusat sebagaiman dilansir detiknews 14/02/2024.
Temuan data frensia.id, melihat adanya revisi yang terus menerus dilakukan pada data hasil di Web KPU. Ditemukan sekitar jam 14.00, data pada TPS 22, Kemiri Panti Kabupaten Jember tidak sikron suara DPRD kabupaten Kota.
Namun pada Jam 18.00 angkanya hilang dan berganti “data sedang dalam proses“. Begitupu Forn C hasilnya, terkihat dihapus dan berganti. Hanya ada gambar Form C, Total keseluruhan suara syah.
Jadi, semuanya perlu sabar menunggu rekapitulasi resmi yang terus berjalan mulai dari dari kecamatan hingga pusat