Hingga Saat ini, Muhammadiyah Belum Terima IUP Konsesi Tambang

Tuesday, 27 August 2024 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Hingga Saat ini, Muhammadiyah Belum Terima IUP Konsesi Tambang (Sumber: Grafis Frensia)

Gambar Hingga Saat ini, Muhammadiyah Belum Terima IUP Konsesi Tambang (Sumber: Grafis Frensia)

Frensia.idHingga saat ini, Muhammadiyah masih menunggu kejelasan tentang lahan yang dapat dikonsesikan pemerintah. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan masih menunggu kejelasan mengenai lokasi dan alokasi tambang yang akan diberikan oleh pemerintah, setelah sebelumnya menyetujui pengelolaan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam Konsolidasi Nasional pada akhir Juli lalu.

“Nah sekarang kita belum tahu lokasinya di mana kan kita belum tahu. Dari lokasi dan alokasinya berapa dan di mana kita belum tahu,,” ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti di Jakarta pada Selasa.

Pernyataan demikian ini cukup memperjelas kabar burung yang beredar. Sebagaimana ramai dikabarkan sebelumnya, banyak yang menduga-duga Muhammadiyah akan mendapat pengembalian lahan tembang bekas. Bahkan ada informasi mendapatkan lahan yang sangat luas.

Dilansir dari Antara News, komentar PP Muhammadiyah ini sebenarnya menanggapi,  sebelumnya,26/08/2024. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Muhammadiyah kemungkinan besar akan mendapatkan tambang bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) yang sebelumnya dimiliki oleh PT Adaro Energy Tbk atau PT Arutmin Indonesia.

Baca Juga :  DPC GMNI Jember Adakan Audiensi Bersama DPRD Dukung Pengesahan RUU PPRT

“Kemungkinan besar adalah tambang eks Adaro atau eks Arutmin,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa disposisi untuk pemberian tambang tersebut telah dilakukan dan akan ada informasi lebih lanjut mengenai perkembangan selanjutnya. Bahlil menambahkan bahwa tambang yang akan diberikan kepada Muhammadiyah cukup luas dan memiliki cadangan sumber daya yang sesuai.

Menanggapi hal ini, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Muhammadiyah belum menerima IUP secara resmi. Izin tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Muhammadiyah dalam mengelola tambang tersebut.

Baca Juga :  Mahasiswa UGM Pilih Prabowo di Pilpres 2024, Alasannya Bikin Geleng-Geleng: "Biar Hancur Sekalian"

Selain itu, Mu’ti menjelaskan bahwa saat ini Muhammadiyah tengah mempersiapkan diri dengan berdiskusi bersama para ahli untuk mengantisipasi berbagai dampak lingkungan dan sosial yang mungkin timbul dari kegiatan pertambangan.

” Jadi Muhammadiyah tentu yang sekarang kita lakukan adalah menyiapkan dengan sebaik-baiknya agar berbagai dampak lingkungan dan dampak sosial yang menjadi konsekuensi dari pertambangan itu dapat kita antisipasi dari awal,” jelasnya.

Mu’ti menekankan bahwa Muhammadiyah akan berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan akibat dari kegiatan pertambangan yang akan dikelola.

Upaya ini dilakukan dengan pertimbangan matang dan melalui langkah-langkah pencegahan yang direncanakan sejak awal, guna memastikan bahwa aktivitas pertambangan tidak merusak ekosistem dan tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang dipegang oleh Muhammadiyah.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026
Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat
Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP

Baca Lainnya

Saturday, 16 May 2026 - 19:33 WIB

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 22:10 WIB

Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

Wednesday, 13 May 2026 - 16:17 WIB

Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat

Wednesday, 13 May 2026 - 16:05 WIB

BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat

TERBARU

Suasana saat acara Karnaval SCTV berlangsung (Foto: Sigit/Frensia).

Entertainment

Karnaval SCTV 2026 Kembali Guncang Alun-Alun Jember

Saturday, 16 May 2026 - 19:40 WIB

Ilustrasi Ai untuk gambar Adakah Potensi Kasus Nadiem Diputus Bebas.

Opinia

Adakah Potensi (Kasus) Nadiem Diputus Bebas?

Friday, 15 May 2026 - 21:31 WIB