Jember Urutan Pertama Dari 5 Kabupaten Dengan Angka Stunting Tertinggi Di Jawa Timur

Friday, 23 February 2024 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id -Kemenkes RI, 2018 menyebutkan stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi sehingga mengalami kesulitan mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal.

Menururt hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan, Prevalensi (jumlah kasus dalam suatu populasi) Balita Stunting di Jawa Timur mencapai 19,2% pada 2022.

Ini dia 5 Provinsi dengan Prevalensi Balita Stunting tertinggi di Indonesia di Jawa Timur.

Jember

Kabupaten Jember adalah sebuah kabupaten di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini memiliki total luas wilayah sebesar 3.306,689 km2 Kabupaten Jember memiliki total luas wilayah sebesar 3.306,689 km2. Sebuah kabupaten wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Jawa Timur, yakni mencapai 34,9%

    Baca Juga :  4 Guru Besar UIN KHAS Resmi Ambil Berkas Pendaftaran Bakal Calon Rektor, 1 Masuk Pendaftar

    Bondowoso

    Bondowoso adalah sebuah wilayah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten yang dikenal sebagai kota tape ini memiliki luas wilayah 1.560,10 km2. Kabupaten ini juga dikenal dengan salah satu wisata alamnya, yaitu Kawah Ijen. Kabupaten Bondowoso merupakan wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi ke-2 di Jawa Timur, yakni sebesar 32%.

    Situbondo

    Situbondo adalah sebuah wilayah kabupaten di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kota Situbondo berada di kecamatan adalah Situbondo. Kabupaten Situbondo mempunyai luas 1.638,50 km². Kabupaten Situbondo menduduki peringkat ke-3 dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Jawa Timur, yakni sebesar 30,9%.

    Baca Juga :  Datang ke Jember, Dirjen Kemen PKP Sebut Bakal Bedah 1.355 Rumah Tak Layak Huni

    Ngawi

    Ngawi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kecamatan Ngawi. Memiliki wilayah seluas 1.298,58 km2. Kabupaten Ngawi merupakan wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi ke-4 di Jawa Timur, yakni sebesar 28,5%.

    Lamongan

    Lamongan adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah kurang lebih 1.812,8 km². Kabupaten Lamongan menduduki peringkat ke-5 dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Jawa Timur, yakni sebesar 27,5,%

    Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

    Baca Lainnya

    4 Guru Besar UIN KHAS Resmi Ambil Berkas Pendaftaran Bakal Calon Rektor, 1 Masuk Pendaftar
    Kapolda Jatim Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai di Banyuwangi
    Peringati Maulid Nabi & HUT RI ke-80, SDN Patemon 02 Gelar Pawai Parade Ancak
    Xenia Terguling di Ladang Cabai Usai Hantam Drainase di Kalibaru Banyuwangi
    BEM PTMAI Zona V Geruduk DPRD Jatim, Sampaikan Kritik Isu Tambang hingga MBG
    Kuatkan Ekosistem Anti Bullying Pesantren, Dosen UIN KHAS Datangi SMP Nurul Islam Jember
    GAPASDAP Minta Pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) Dievaluasi Total
    UIN KHAS Lepas Kontingen PORSI JAWARA II 2026, 67 Atlet Siap Bertanding

    Baca Lainnya

    Friday, 11 September 2026 - 17:10 WIB

    4 Guru Besar UIN KHAS Resmi Ambil Berkas Pendaftaran Bakal Calon Rektor, 1 Masuk Pendaftar

    Thursday, 10 September 2026 - 23:14 WIB

    Kapolda Jatim Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai di Banyuwangi

    Wednesday, 9 September 2026 - 22:00 WIB

    Peringati Maulid Nabi & HUT RI ke-80, SDN Patemon 02 Gelar Pawai Parade Ancak

    Wednesday, 9 September 2026 - 21:11 WIB

    Xenia Terguling di Ladang Cabai Usai Hantam Drainase di Kalibaru Banyuwangi

    Tuesday, 8 September 2026 - 22:17 WIB

    BEM PTMAI Zona V Geruduk DPRD Jatim, Sampaikan Kritik Isu Tambang hingga MBG

    TERBARU

    Discover more from Frensia

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading