Kantin UIN KHAS Jember Diteliti, Ini Rekomendasi Jitu agar Lebih Profesional

Wednesday, 19 November 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kantin UIN KHAS Jember Diteliti, Ini Rekomendasi Jitu agar Lebih Profesional  (Sumber: Grafis Frensia)

Gambar Kantin UIN KHAS Jember Diteliti, Ini Rekomendasi Jitu agar Lebih Profesional (Sumber: Grafis Frensia)

FRENSIA.ID– Aktivitas bisnis di lingkungan kampus UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember sedang disorot. Sebuah penelitian menarik yang dilakukan oleh akademisi kampus, Muhammad Sodikin dan Ahmad Vikri Dzukkarnin, telah membedah tuntas manajemen keuangan usaha mikro di kantin kampus tersebut.

Hasil studinya, yang terbit dalam Kalijaga: Jurnal Penelitian Multidisiplin Mahasiswa tahun 2025, menemukan bahwa mayoritas pedagang masih menjalankan roda usahanya secara informal dan mengandalkan intuisi, jauh dari praktik profesional.

Studi kasus kualitatif deskriptif ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan di kantin UIN KHAS Jember masih minim perencanaan dan pencatatan yang konsisten. Biaya operasional utama, yang didominasi oleh pembelian bahan baku pokok, sewa, dan penggunaan listrik, diurus tanpa kendali inventaris atau strategi pengadaan yang efisien.

Baca Juga :  Terakreditasi A, Kepala Perpustakaan UIN KHAS Jember: Paling Penting itu Kesadaran dan Partisipasi Literasi

Bahkan, pengembangan produk dan strategi pemasaran pun masih terbatas dan tidak didasarkan pada data atau riset selera konsumen kampus.

Peneliti menyimpulkan bahwa manajemen keuangan yang tidak terstruktur ini berisiko menghambat efisiensi dan keberlanjutan usaha mikro di lingkungan akademik. Untuk mendorong praktik kewirausahaan yang lebih produktif, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis.

Pertama, pedagang dianjurkan untuk segera meningkatkan literasi keuangan mereka dan mengadopsi praktik pembukuan sederhana agar pencatatan arus kas menjadi konsisten. Langkah ini krusial untuk mengukur kesehatan finansial usaha.

Baca Juga :  Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Kedua, inovasi produk dan menu tidak boleh lagi asal-asalan. Pedagang disarankan melakukan survei pelanggan secara rutin, memastikan varian menu yang dihadirkan benar-benar sesuai dengan permintaan mahasiswa dan civitas akademika.

Terakhir, pemanfaatan media sosial untuk promosi kini menjadi keharusan, memungkinkan pedagang memperluas jangkauan dan menarik lebih banyak pembeli. Temuan ini diharapkan menjadi referensi penting bagi institusi akademik dalam menggalakkan pendampingan kewirausahaan yang lebih terarah dan profesional.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

LP2M UIN KHAS Jember Siapkan Akreditasi Ulang Jurnal di Tahun 2026
12 Jurnal UIN KHAS Jember Terakreditasi Sinta, Ketua LP2M: Tahun 2026 Target Terindeks Scopus
Antisipasi Kecurangan, UNEJ Perketat Keamanan UTBK 2026 Komputer Disisir-Ruangan Disegel
Musda ke-XI MUI Jember Resmi Dibuka, KH Abdul Haris Tekankan Independensi Lembaga
Aliansi Mahasiswa Unmuh Jember Gelar Konsolidasi atas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Terakreditasi A, Kepala Perpustakaan UIN KHAS Jember: Paling Penting itu Kesadaran dan Partisipasi Literasi
5 Jurus Disegani Menurut Politikus Golkar, Bambang Soesatyo
Perpustakaan UIN KHAS Jember Kembali Pertahankan Akreditasi A

Baca Lainnya

Friday, 10 April 2026 - 19:50 WIB

LP2M UIN KHAS Jember Siapkan Akreditasi Ulang Jurnal di Tahun 2026

Friday, 10 April 2026 - 19:41 WIB

12 Jurnal UIN KHAS Jember Terakreditasi Sinta, Ketua LP2M: Tahun 2026 Target Terindeks Scopus

Saturday, 4 April 2026 - 23:33 WIB

Antisipasi Kecurangan, UNEJ Perketat Keamanan UTBK 2026 Komputer Disisir-Ruangan Disegel

Saturday, 4 April 2026 - 16:00 WIB

Musda ke-XI MUI Jember Resmi Dibuka, KH Abdul Haris Tekankan Independensi Lembaga

Friday, 3 April 2026 - 02:24 WIB

Aliansi Mahasiswa Unmuh Jember Gelar Konsolidasi atas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

TERBARU