Demi Penguatan Wisata! Akademisi UIN KHAS Temui Kelompok Perempuan Desa Klatakan

Sunday, 7 December 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Demi Penguatan Wisata Desa! Akademisi UIN KHAS Temui Kelompok Perempuan Desa Klatakan (Sumber: Istimewa)

Gambar Demi Penguatan Wisata Desa! Akademisi UIN KHAS Temui Kelompok Perempuan Desa Klatakan (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID – Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, terus membuktikan diri sebagai destinasi unggulan dengan segudang prestasi. Keberhasilan desa ini menembus jajaran 10 besar desa wisata terbaik se-Indonesia menjadi magnet kuat yang menarik berbagai pihak.

Salah satunya adalah kalangan akademisi dari Universitas Islam Kiai Haji Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember yang hadir langsung untuk mempelajari dan mendukung ekosistem wisata di sana.

​Moh. Ali Syaifudin Zuhri, dosen Fakultas Syari’ah UIN KHAS Jember, hadir di lokasi untuk melihat langsung dinamika pengelolaan wisata desa tersebut. Pria yang akrab disapa Cak Ali ini melakukan observasi menyeluruh terhadap berbagai objek wisata andalan, termasuk Kampung Kerapu yang ikonik.

Ia menilai perkembangan wisata di Klatakan memiliki vitalitas tinggi dengan inovasi yang terus tumbuh.

​”Inovasi wisatanya, mulai dari Kampung Kerapu, hingga kulinernya, luar biasa,” tegas Cak Ali saat memberikan penilaiannya mengenai tata kelola desa tersebut.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH

​Dalam kunjungan strategis ini, Cak Ali mengarahkan fokus utamanya pada pengamatan terhadap sumber daya manusia, spesifiknya pada peran kaum ibu dan pemudi desa. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog intensif dengan komunitas perempuan lokal.

Menurutnya, keberadaan kelompok ini memegang peran sentral dalam keberlanjutan ekonomi desa.

​”Saya juga berkesempatan bertemu dengan WIDYA, kelompok perempuan desa Klatakan, potensinya luar biasa,” ungkapnya memuji semangat kelompok tersebut.

​Kepala Desa Klatakan, Narwiyoto, menyambut positif kehadiran akademisi UIN KHAS tersebut. Ia merasa bersyukur karena perhatian dari dunia kampus memberikan energi baru bagi pengembangan desanya.

Narwiyoto lantas memperkenalkan secara mendalam mengenai WIDYA, sebuah wadah yang disiapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru.

​”WIDYA, akronimnya Wadah, Inovasi, Desa Klatakan, BerkarYA. Jadi mereka semua didorong dan menjadi pendorong untuk berinovasi,” ujar Narwiyoto menjelaskan filosofi di balik nama tersebut.

Baca Juga :  UIN KHAS Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik dari KPPN Jember

​Lebih jauh, Kepala Desa yang sebernya juga seorang praktisi Hukum ini memaparkan peta jalan masa depan Desa Klatakan. Setelah sukses meraih berbagai penghargaan melalui objek wisata fisik, pemerintah desa kini memprioritaskan pemberdayaan manusia sebagai pilar utama pembangunan selanjutnya.

Kelompok perempuan diposisikan sebagai aktor kunci dalam skema ini. Ia optimis bahwa tangan dingin perempuan akan melahirkan karya-karya kreatif yang bernilai ekonomi tinggi.

​”Bicara program, yang paling harus dikuatkan adalah pemberdayaan. Bicara pemberdayaan, ya kelompok mudanya. Bicara kelompok mudanya, yang paling difokuskan ya perempuannya,” pungkas Narwiyoto dengan penuh keyakinan.

​Sinergi antara akademisi dan pemerintah desa ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Klatakan sebagai desa wisata yang mandiri, di mana kelompok perempuan seperti WIDYA tampil di garda terdepan dalam inovasi produk dan layanan wisata.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

3 Peserta Difabel Dapat Layanan Khusus saat Ikut UTBK 2026 di UNEJ
UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH
UIN KHAS Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik dari KPPN Jember
Jembatan Jubung Jember Masih Putus, Wali Murid Rakit Perahu Demi Anak Sekolah
Jembatan Putus, Siswa di Jember Pulang-Pergi Sekolah Naik Rakit
UIN KHAS Jember Terima 2.131 Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN 2026
LP2M UIN KHAS Jember Siapkan Akreditasi Ulang Jurnal di Tahun 2026
12 Jurnal UIN KHAS Jember Terakreditasi Sinta, Ketua LP2M: Tahun 2026 Target Terindeks Scopus

Baca Lainnya

Tuesday, 21 April 2026 - 18:57 WIB

3 Peserta Difabel Dapat Layanan Khusus saat Ikut UTBK 2026 di UNEJ

Wednesday, 15 April 2026 - 19:00 WIB

UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH

Wednesday, 15 April 2026 - 18:37 WIB

UIN KHAS Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik dari KPPN Jember

Tuesday, 14 April 2026 - 18:33 WIB

Jembatan Jubung Jember Masih Putus, Wali Murid Rakit Perahu Demi Anak Sekolah

Tuesday, 14 April 2026 - 12:32 WIB

Jembatan Putus, Siswa di Jember Pulang-Pergi Sekolah Naik Rakit

TERBARU

Air hujan yang menggenangi jalan depan Hotel Bandung Permai, Kecamatan Kaliwates, Jember, (Foto: Sigit/Frensia).

News

Hujan Deras Akibatkan Jalan di Jember Tergenang Air

Tuesday, 21 Apr 2026 - 19:03 WIB