LP2M UIN KHAS Jember Siapkan Akreditasi Ulang Jurnal di Tahun 2026

Friday, 10 April 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung UIN KHAS Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Gedung UIN KHAS Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember telah menyiapkan akreditasi ulang pada sejumlah jurnal penelitian di tahun 2026.

Ketua LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, mengatakan bahwa pihaknya telah menginventarisir jurnal penelitian yang akan kembali diajukan akreditasi.

“Kami telah memetakan ada sekitar 15 jurnal baik yang akreditasi baru ataupun reakreditasi yang dipersiapkan untuk diajukan di tahun 2026,” kata dia, saat ditemui di Gedung LP2M UIN KHAS Jember, pada Jum’at, (10/4/2026).

Baca Juga :  Tim URC Macan Blambangan Tangkap Dua Spesialis Perampokan Pecah Kaca Lintas Negara

Zainal menyampaikan bahwa jurnal penelitian yang disiapkan akreditasi ulang adalah milik fakultas, Pascasarjana dan LP2M.

Sementara itu, Dr. Imron Fauzi, salah satu editor pengelola jurnal penelitian, mengatakan bahwa dirinya tidak menyarankan untuk penulis internal kampus mengirim tulisan di jurnal UIN KHAS Jember.

Baca Juga :  19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis

“Jadi, biasanya kalau orang dalam submit tulisannya bagus, mesti saya suruh tambah penulis dari luar negeri, Amerika atau Australia atau mana gitu. Itu menanggulangi supaya nilainya tinggi,” kata dia.

Sebab menurutnya, jika terdapat penulis lokal kampus akan mengurangi penilaian jurnal saat diajukan akreditasi.

Selain itu, kata dia, akreditasi jurnal juga dilihat dari berapa pihak luar kampus yang meninjau artikel jurnal tersebut.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku
Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan
Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September
Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur
8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember
Usung Konsep Berbeda, PBAK Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Tanam Pohon dan Sedekah Oksigen
Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Bagikan 3 Kunci Jadi ‘Orang Besar’ di Depan Maba

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 September 2026 - 21:16 WIB

Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan

Wednesday, 2 September 2026 - 11:07 WIB

Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September

Wednesday, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur

Wednesday, 2 September 2026 - 09:02 WIB

8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

TERBARU

Bitcoin Ilustrasi AI

Economia

Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?

Friday, 4 Sep 2026 - 12:45 WIB

Gambar Macet Parah, Sopir Truk Tuntut ASDP Hentikan Diskriminasi Antrean (sumber: Istimewa)

Regionalia

Macet Parah, Sopir Truk Tuntut ASDP Hentikan Diskriminasi Antrean

Thursday, 3 Sep 2026 - 19:27 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading