Frensia.id – Mahasiswa Baru (Maba) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember mengelar aksi penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Dusun Curah Suko, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, pada Selasa (1/9/2026).
Aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata Maba, terhadap kekeringan yang sedang melanda di sejumlah wilayah Kabupaten Jember.
Penyaluran air dilakukan dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang mengusung tema: “Muda, Bergerak, Berdampak”.
Melalui aksi kemanusian tersebut, mahasiswa baru diajak tidak hanya mengenali lingkungan kampus, tetapi juga melakukan gerakan nyata yang berdampak positif bagi masyarakat.
Dalam kegiatan sosial ini difasilitasi oleh pihak pengurus Nurul Hayat.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa air minum dalam kemasan botol, yang dikumpulkan secara sukarela dari partisipasi 1.034 mahasiswa baru FTIK.
Bantuan diserahkan kepada warga Dusun Curah Suko, untuk membantu memenuhi kebutuhan air konsumsi dalam kesehariannya.
Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Prof. Abdul Muis, mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terkait dan mahasiswa baru yang telah melakukan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Dia berharap melalui bantuan air bersih tersebut, masyarakat dapat merasakan manfaatnya langsung.
Menurutnya, aksi penyaluran bantuan itu juga bisa menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat, maupun organisasi kemahasiswaan lainnya, untuk ikut menggalang aksi serupa di Kabupaten Jember.
Sementara itu, Wakil Dekan III FTIK UIN KHAS Jember, Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja sama, Dr. Rif’an Humaidi, menyampaikan bahwa gerakan tersebut, merupakan langkah mengubah gagasan abstrak akademik, menjadi aksi nyata yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
“Kehadiran FTIK bersama ribuan mahasiswa baru ini, mampu memberi arti penting sekaligus menggambarkan peran sebagai penggerak, dan pengakselerasi perubahan positif di masyarakat. Bukan penonton sosial, melainkan berorientasi pada aksi nyata memperbaiki keadaan,” tegasnya. (***)







