Tim URC Macan Blambangan Tangkap Dua Spesialis Perampokan Pecah Kaca Lintas Negara

Thursday, 27 August 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Tim URC Macan Blambangan Tangkap Dua Spesialis Perampokan Pecah Kaca Lintas Negara (Sumber: Istimewa)

Gambar Tim URC Macan Blambangan Tangkap Dua Spesialis Perampokan Pecah Kaca Lintas Negara (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Tim gabungan Polresta Banyuwangi dan Polresta Bukittinggi berhasil meringkus dua tersangka perampokan spesialis pecah kaca mobil bernasabah bank yang sempat viral di Banyuwangi. Kedua pelaku ditangkap di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 24 Agustus 2026 saat hendak melancarkan aksi berikutnya.

Dua tersangka asal Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, tersebut adalah Ari Said yang bertindak sebagai eksekutor, serta Alexandra yang berperan sebagai pengawas situasi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq Ripto Himawan mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan lintas daerah dari serangkaian aksi kejahatan di wilayah Jawa Timur (Tapal Kuda) dan Jabodetabek.

Baca Juga :  Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu

“Runtutan peristiwa ini kita pelajari dari alat bukti di lapangan. Setelah mengerucut, kami berkoordinasi dengan Polresta Bukittinggi untuk menangkap pelaku yang bermobilitas tinggi,” ujar Kombes Rofiq, Kamis (27/08/26).

Rofiq menegaskan, berdasarkan analisis digital forensik terhadap alat komunikasi dan transaksi keuangan, kelompok residivis ini tidak hanya beraksi di Indonesia, tetapi juga di Malaysia.

Dalam pernyataan resminya Rofiq merinci rekam jejak kejahatan jaringan pelaku diantaranya:

Baca Juga :  Rayakan Kelulusan, Puluhan Warga Belajar PKBM Merdeka Banyuwangi Diharapkan Lanjut Studi

Wilayah Jawa Timur : Jember (November 2025), Situbondo (Januari 2026), Kota Pasuruan (Februari 2026), dan Banyuwangi (18 Mei 2026). Sementara di Wilayah Malaysia (6 TKP) : Johor Bahru, Sarikei, Bintulu, Sibu, dan Kuching.

Selain itu, dari rekam jejak kejahatan kedua pelaku tercatat pernah divonis di PN Depok pada 2017 dan 2021 atas tiga kasus perampokan di Jabodetabek. Dalam melancarkan aksinya di Malaysia, pelaku kerap berpindah pulau dan negara serta membuang gawai untuk mengelabui petugas. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Cara Jitu Atasi Budaya Homo di Pesantren dari Hasil Riset
Seks dan Relasi Kuasi Kiai Pesantren Diteliti, Ada Dua Salurannya
Menarik! Akademisi Universitas Muhammadiyah Teliti Pendidikan Seksulitas Pesantren
KKN Kolaboratif Desa Sidomulyo-Semboro Jember Dorong Pengelolaan Sampah melalui Pemilahan dan Budidaya Maggot
UIN KHAS Jember Adakan Diklat Kepemimpinan Ormawa, Bekali Mahasiswa Kemampuan Kelola Organisasi
Polije Perkuat Kolaborasi Global Lewat WFK-ICT 2026, Gaet 9 Politeknik se-Indonesia
Amat Serius! Kuatkan Kapasitas Dosen, Fakultas Dakwah UIN KHAS Gelar Short Course PAR Di Kongsi Tengah
Pria Lansia 60 Tahun Meninggal Saat Bantu Nelayan Dorong Perahu di Pantai Kompit Banyuwangi

Baca Lainnya

Thursday, 27 August 2026 - 12:49 WIB

Tim URC Macan Blambangan Tangkap Dua Spesialis Perampokan Pecah Kaca Lintas Negara

Wednesday, 26 August 2026 - 09:15 WIB

Cara Jitu Atasi Budaya Homo di Pesantren dari Hasil Riset

Wednesday, 26 August 2026 - 08:56 WIB

Seks dan Relasi Kuasi Kiai Pesantren Diteliti, Ada Dua Salurannya

Wednesday, 26 August 2026 - 08:43 WIB

Menarik! Akademisi Universitas Muhammadiyah Teliti Pendidikan Seksulitas Pesantren

Monday, 17 August 2026 - 14:25 WIB

KKN Kolaboratif Desa Sidomulyo-Semboro Jember Dorong Pengelolaan Sampah melalui Pemilahan dan Budidaya Maggot

TERBARU

Gambar Diduga Tanah Diserobot Perusahaan, Massa Nyaris Ricuh dengan Petugas (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Diduga Tanah Diserobot Perusahaan, Massa Nyaris Ricuh dengan Petugas

Wednesday, 26 Aug 2026 - 19:34 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading