Agar Bantuan Sosial Tidak Terputus, Pendamping PKH Tegalwangi Mengedukasi untuk Menghindari Judol

Friday, 28 August 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id-  Pendamping PKH Desa Tegalwangi, Syarif Hidayatullah memberikan edukasi kepada penerima bantuan pangan pada Kamis 27/08/26, agar tidak terlibat dengan aktifitas judi online (Judol) berlokasi di pendopo desa Tegalwangi, kecamatan Umbulsari, kabupaten Jember.

Paparan yang ia sampaikan dalam konteks kaitannya dengan terputusnya Bantuan Sosial, berupa BPNT, PKH dan Bantuan Pangan Ketika seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terlibat judi online.

Lebih lanjut Syarif menegaskan dan memberikan kewaspadaan agar keluarga yang ada dalam satu KK juga tidak melakukan aktifitas yang dilarang tersebut. Oleh karena itu, ia menghimbau agar saling menjaga dan memantau anggota keluarga supaya tidak terjerembab dengan tindakan yang merugikan tersebut.

“kami mewanti-wanti kepada ibu-ibu dan bapak sekalian agar tidak terlibat permainan judi online, termasuk pula untuk saling menjaga suami dan anak-anak agar tidak mengarah kesana. Karena hal tersebut akan mengakibatkan bantuan njenengan dari pemerintah bisa terputus” ungkapnya.

Baca Juga :  28 Siswa MI di Jember Keracunan Makanan Gratis, Susu Kedelai Diduga Jadi Pemicu

Arahan yang disampaikan oleh pendamping PKH desa Tegalwangi tersebut diucapkan dalam rangka pembukaan distribusi bantuan pangan berupa beras 30 kg dari Bulog, berlokasi di Pendopo desa Tegalwangi.

Terputusnya Bansos dari Kementerian Sosial dikarenakan terlibat Judol, didasarkan pada regulasi pertama, UU Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, yang menyebutkan bahwa Bansos harus tepat sasaran.

Kedua, Permensos No 1 tahun 2023, yang menyebutkan bahwa pemerintah dapat menghentikan bantuan jika penerima tidak memenuhi kriteria dan menyalahgunakan bantuan tersebut. Ketiga, SE Mensos nomor 3 tahun 2025. Disebutkan bahwa data Bansos wajib dipadankan dengan data transaksi yang ada di PPATK. Jika ternyata ada indikasi Judol maka, bantuan dapat dihentikan.

Baca Juga :  Tim URC Macan Blambangan Tangkap Dua Spesialis Perampokan Pecah Kaca Lintas Negara

Sesuai dengan regulasi yang ada, maka menjadi perhatian secara khusus bagi warga penerima bantuan sosial agar benar-benar menggunakan program pemerintah dengan cara yang bermanfaat dalam menunjang kehidupan sehari-hari.

Pemutusan bantuan dikarenakan Judol, tidak sekedar menjadi hukuman atau sanksi bagi KPM yang bersangkutan tetapi juga merupakan bimbingan bagi warga negara agar benar-benar menjauhi larangan yang diberlakukan oleh negara.

Judi dalam beraneka ragam bentuknya, merupakan salah satu dari akar kerusakan di masyarakat. Termasuk bentuknya yang paling mutakhir sekarang, setelah turut berinovasi dengan teknologi, yakni judi Online. Dimana judol bisa dilakukan secara tersembunyi, sehingga hanya orang terdekat yang bisa mengetahui dan menghentikan sebelum terpelosok ke lubang lebih dalam.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional
Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi
UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional
Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama
Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi
Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan
Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya
Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember

Baca Lainnya

Saturday, 3 October 2026 - 16:30 WIB

Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional

Saturday, 3 October 2026 - 15:04 WIB

Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi

Thursday, 1 October 2026 - 23:18 WIB

UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional

Sunday, 27 September 2026 - 12:20 WIB

Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama

Friday, 25 September 2026 - 14:12 WIB

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat sambutan di acara pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kabupaten Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Hadiri Pelantikan Pengurus PAC HKTI se-Jember

Saturday, 3 Oct 2026 - 23:27 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading