“NU Kuat, Indonesia Kuat; NU Berkhidmat, Indonesia Bermartabat”, Pesan Prabowo di Muktamar ke-35 NU

Thursday, 27 August 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto saat sambutan di Muktamar NU ke-35 Tambakberas, Jombang (Foto: Istimewa).

Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto saat sambutan di Muktamar NU ke-35 Tambakberas, Jombang (Foto: Istimewa).

Frensia.id- Prabowo Subianto, Presiden RI ke 8 menegaskan besarnya peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Prabowo menyebut NU sebagai institusi bersejarah yang memiliki jasa besar dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah, yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Prabowo.

Menurutnya, semangat kebangsaan NU telah tumbuh jauh sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Salah satu bukti yang ia soroti adalah lagu Syubbanul Wathon yang hingga kini dikenal luas sebagai bagian dari tradisi kebangsaan NU.

Prabowo menilai Syubbanul Wathon menunjukkan perpaduan antara nilai keagamaan dan semangat cinta tanah air. Lagu tersebut, kata dia, lahir dari kalangan religius, tetapi membawa pesan nasionalisme yang kuat.

Baca Juga :  Pemkab Jember Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Arjasa yang Meninggal di Malaysia

“Lagu ini nasionalis, lagu yang dibuat oleh kelompok religius, tapi semangatnya adalah cinta tanah air dan semangat nasionalisme yang luar biasa,” ujarnya.
Prabowo menyebut lagu tersebut diciptakan KH Abdul Wahab Hasbullah, salah satu tokoh penting dalam sejarah berdirinya NU, belasan tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Bagi Prabowo, fakta tersebut memperlihatkan bahwa kecintaan terhadap tanah air bukan sesuatu yang datang belakangan dalam perjalanan NU. Semangat kebangsaan justru telah menjadi bagian dari perjuangan para ulama NU sebelum Indonesia berdiri sebagai negara merdeka.

Di penghujung sambutannya, Prabowo menekankan hubungan erat antara kekuatan NU dan kekuatan Indonesia. Ia memandang NU tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa, termasuk dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.

Baca Juga :  Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026

Menurutnya, ketika NU kuat dan rukun, hal itu turut memperkuat kehidupan kebangsaan Indonesia. Sebaliknya, kontribusi NU melalui pengabdian kepada masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga martabat bangsa.

“NU kuat artinya Indonesia kuat. Kalau NU rukun, Indonesia rukun. NU berkhidmat, Indonesia bermartabat,” pungkas Prabowo.

Pembukaan Muktamar ke-35 NU turut dihadiri sejumlah ulama dan pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah. Di antaranya KH Nurul Huda Djazuli, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri; KH Agoes Ali Masyhuri, Pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat, Sidoarjo; KH Abdullah Kafabihi Mahrus, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; serta KH Said Aqil Siradj, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU
Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Friday, 11 September 2026 - 20:44 WIB

Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja

Thursday, 10 September 2026 - 21:33 WIB

Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading