Frensia.Id- Tim Kalong Satreskrim Polres Jember menggebrak jaringan pelaku kejahatan jalanan. Bersama jajaran polsek, tim pemburu kriminal ini berhasil meringkus 15 tersangka dari delapan kasus pencurian sepanjang Juli hingga Agustus 2026.
Dari total delapan kasus yang dibongkar Satreskrim, lima di antaranya merupakan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga.
Kapolres Jember AKBP Alaiddin menyampaikan, bahwa pergerakan masif Satreskrim dan polsek jajaran. Berhasil menuntaskan mayoritas tunggakan perkara kriminal di wilayah hukum Jember.
“Dari 75 perkara kriminal yang masuk, petugas berhasil menyelesaikan 60 kasus. Khusus curanmor, Tim Satreskrim membongkar lima kasus dan membekuk 12 tersangka,” kata Alaiddin, Selasa (1/9/2026).
Dalam beraksi, para pelaku membidik kendaraan yang minim pengamanan tambahan di lokasi parkir sepi maupun pemukiman warga. Selain curanmor, Satreskrim juga mencokok tiga tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat).
“Sejumlah barang bukti turut disita tim penyidik Satreskrim, mulai dari beberapa unit sepeda motor hasil kejahatan, senjata tajam, hingga rekaman CCTV dari berbagai tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember, AKP Ario Senopati Joyonegoro menyebutkan, para tersangka curat kini mendekam di sel tahanan dan dijerat Pasal 477 Nomor 2 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara atau denda kategori V.
Dia menegaskan, keberhasilan Satreskrim mengurai benang kusut kasus ini murni berkat kejelian analisis bukti petunjuk di lapangan.
“Tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan jejak. Tim analisis Satreskrim menghubungkan keterangan saksi dan bukti petunjuk secara cermat. Kami juga memetakan pola para pelaku yang terindikasi residivis,” paparnya.
Ditemukannya kembali barang bukti oleh Satreskrim mendatangkan kebahagiaan bagi korban. Fauzan Asrof (28), warga yang kehilangan Honda Beat berpelat P 3904 JM di area GOR, tak sanggup menyembunyikan rasa leganya.
“Perasaan saya senang sekali motor ini ketemu. Zaman sekarang susah sekali cari uang buat beli motor baru lagi,” ucap Fauzan mengapresiasi kerja keras polisi.







