Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok

Saturday, 8 August 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat mediasi oleh pihak Polsek, Koramil, pihak desa, dan Dinas Pendidikan serta warga desa (Foto: Istimewa).

Suasana saat mediasi oleh pihak Polsek, Koramil, pihak desa, dan Dinas Pendidikan serta warga desa (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Sebuah video aksi penganiayaan yang melibatkan sejumlah anak usia sekolah dasar (SD) di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, viral di media sosial. Usut punya usut, perkelahian antar-siswi tersebut dipicu masalah cemburu akibat saling follow akun media sosial TikTok.

Aksi penganiayaan itu menimpa APS (10), seorang siswi kelas 4 SD. Korban dipukul dan ditendang oleh dua orang siswi dari sekolah berbeda, salah satunya yakni V (kelas 6 SD).

Kanit Reskrim Polsek Tanggul, Aipda Aditya Prahara P. Utama membeberkan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 12.30 WIB di area bagian depan sebuah SD di Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul. Seusai jam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka.

“Kejadiannya di jam akhir sekolah saat jam ekstrakurikuler Pramuka. Terjadi di area depan sekolah sehingga tidak termonitor guru yang saat itu sedang menyelesaikan pekerjaan administrasi. Guru sempat mengira anak-anak hanya sedang bercanda karena kejadian begitu cepat,” katanya, Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga :  Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Aditya menjelaskan, motif perundungan dan penganiayaan ini. Bermula dari persoalan asmara monyetan antar-pelajar sekolah dasar.

“Awal masalahnya terkait follow-follow-an TikTok. Ada rasa cemburu. Korban ini dituduh mem-follow akun TikTok milik seorang siswa berinisial H yang merupakan pacar pelaku,” ujarnya.

Ketegangan berlanjut melalui pesan singkat (direct message/DM). Korban yang merasa tidak takut sempat menantang para pelaku hingga akhirnya terjadi pertemuan di lokasi kejadian yang berujung pada tindakan kekerasan.

Mirisnya, aksi penganiayaan tersebut sengaja direkam menggunakan ponsel milik pelaku V atas perintahnya sendiri. Rekaman video itu kemudian diunggah ke dalam grup WhatsApp internal mereka.

Baca Juga :  Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah

“Pelaku menyuruh rekannya untuk merekam aksi tersebut menggunakan HP milik pelaku. Tujuannya untuk dipamerkan di grup WhatsApp komunitas mereka yang berisi teman-teman sebayanya,” paparnya.

Terkait kondisi korban, Aditya menyebut secara fisik tidak ditemukan luka lebam yang parah. Namun, pihak kepolisian mengkhawatirkan dampak trauma psikis pada diri korban.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian. Unsur Muspika Tanggul bersama aparat kepolisian, TNI, pihak sekolah, hingga Dinas Pendidikan Jember sempat berupaya memediasi kedua belah pihak. Namun proses mediasi tersebut masih tertunda.

“Langkah mediasi dari Polsek, Koramil, pihak desa, dan Dinas Pendidikan sempat diupayakan. Namun karena ada sedikit miskomunikasi dengan keluarga korban, proses mediasi dipending sementara menunggu situasi kondusif,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pasutri bersama Temannya Ditangkap Polisi Usai Bobol Toko di Pasar Tanjung Jember
Bejat! Pria di Jember Tega Cabuli Adik Ipar di Dalam Kamar Rumah
Edan! Kakek Marbot Musala di Genteng Banyuwangi Cabuli Siswi hingga Hamil
Viral! Warga Jember Meninggal Saat Nonton Sound Horeg
Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Proyek Hydrant, Polisi Belum Periksa Dirut PT Adika Atmaja Teknik
Pasutri di Jember Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Proyek Hydrant, Kerugian Capai Rp 3 Miliar
Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Baca Lainnya

Thursday, 15 October 2026 - 12:55 WIB

Pasutri bersama Temannya Ditangkap Polisi Usai Bobol Toko di Pasar Tanjung Jember

Wednesday, 14 October 2026 - 17:25 WIB

Bejat! Pria di Jember Tega Cabuli Adik Ipar di Dalam Kamar Rumah

Tuesday, 13 October 2026 - 13:36 WIB

Edan! Kakek Marbot Musala di Genteng Banyuwangi Cabuli Siswi hingga Hamil

Tuesday, 13 October 2026 - 12:37 WIB

Viral! Warga Jember Meninggal Saat Nonton Sound Horeg

Sunday, 11 October 2026 - 19:49 WIB

Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading