12 Jurnal UIN KHAS Jember Terakreditasi Sinta, Ketua LP2M: Tahun 2026 Target Terindeks Scopus

Friday, 10 April 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN KHAS Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN KHAS Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Sebanyak 12 Jurnal penelitian milik Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, telah terakreditasi Sinta (Science and Technology Index).

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN KHAS, Dr. Zainal Abidin, mengungkapkan rasa bangga atas capaian akreditasi tersebut.

“Yang pertama kami sangat bersyukur pada tahun 2026 ini pecah telor UIN KHAS Jember, punya jurnal yang Sinta 2 ada 2 jurnal. Yang pertama itu Al-Adalah Journal of Islamic Studies. Lalu jurnal Anisa Journal of Gender Studies,” kata Zainal.

Kata Zainal, jurnal penelitian bisa dilakukan pengajuan akreditasi dengan minimal 2 tahun penerbitan.

“Jadi kalau misalkan 2025 terbit dua kali, 2026 terbit dua kali itu sudah bisa diajukan akreditasi,” kata Zainal, saat ditemui di Kantor LP2M UIN KHAS, pada Jum’at, (10/4/2026).

Zainal menjelaskan bahwa pengelola jurnal penelitian saat pengajuan akreditasi, bisa menentukan peringkat Sinta yang diajukan.

Kata dia, pengajuan akreditasi tergantung pengelolaan jurnal. Jurnal yang dikelola dengan bagus, pengelola akan berani mengajukan peringkat Sinta yang tinggi.

Baca Juga :  Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember

“Kadang-kadang pengelola sadar diri, kalau masih baru kualitas manajemen dan kualitas artikel jurnalnya kurang bagus, kadang-kadang hanya diajukan ke Sinta 4 atau Sinta 5,” kata dia.

Menurutnya, proses pengajuan akreditasi jurnal penelitian membutuhkan waktu yang lama.

“Dari mengajukan sampai dengan terbitnya SK (Surat Keputusan) itu variatif. Ya, paling cepat itu 6 bulan. Dari sejauh ini rata-rata 1 tahun. Jadi, akreditasi yang sekarang muncul itu diajukan itu sekitar bulan Mei tahun 2025. Itu lama sekali,” kata dia.

Pengajuan akreditasi jurnal penelitian dilakukan secara online melalui platform Arjuna (Akreditasi jurnal ilmiah nasional).

Zainal berharap di tahun 2026, akreditasi jurnal penelitian bisa terindeks Scopus atau bereputasi internasional.

Pihaknya telah mengajukan akreditasi Scopus sejak 2 tahun terakhir ini.

“Mudah-mudahan di antara sekian jurnal yang nantinya diajukan ke indeksasi Scopus, betul-betul terindeks di Scopus tahun 2026,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. Imron Fauzi, salah satu dewan editor Jurnal penelitian, menjelaskan bahwa untuk terakreditasi Sinta, ada kriteria yang harus diperhatikan oleh pihak pengelola jurnal.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026

“Jadi, tidak tiba-tiba artikel disubmit langsung edit terbit tidak begitu. Tapi harus ada double blind (tinjauan sejawat), melibatkan pihak editor luar. Itu yang paling sulit untuk mencapai Sinta tingkat tinggi ya, 2 atau 3,” kata Imron.

Adapun 12 jurnal penelitian di UIN KHAS Jember, yang baru terakreditasi Sinta 2 hingga 5 sebagai berikut:

  1. Al-Adalah: Journal of Islamic Studies (Sinta 2).
  2. An-Nisa: Journal of Gender Studies (Sinta 2).
  3. Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education (Sinta 3).
  4. Alveoli: Jurnal Pendidikan Biologi (Sinta 4)
  5. Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (Sinta 3)
  6. Journal of Islamic Education Research (Sinta 3).
  7. Maddah: Journal of Advanced Dakwah Management (Sinta 4).
  8. Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora (Sinta 4).
  9. International Journal of Islamic Education (Sinta 4).
  10. Indonesian Journal of Islamic Communication (Sinta 5).
  11. Al-Tatwir: Jurnal Ilmu Pengembangan Masyarakat Islam (Sinta 5).
  12. Indonesian Journal of Islamic Teaching (Sinta 5).
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba
Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur
UIN KHAS Jember Wisuda 300 Lulusan, Wisudawan Didorong Kuasai Bahasa Asing
Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras
Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi
Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos
Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri
Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional

Baca Lainnya

Wednesday, 14 October 2026 - 22:35 WIB

Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba

Wednesday, 14 October 2026 - 19:36 WIB

UIN KHAS Jember Wisuda 300 Lulusan, Wisudawan Didorong Kuasai Bahasa Asing

Sunday, 11 October 2026 - 19:55 WIB

Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras

Thursday, 8 October 2026 - 21:23 WIB

Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi

Thursday, 8 October 2026 - 21:20 WIB

Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading