Keutamaan Shalat Tarawih Malam Kedua : Diampuni Dosanya & Dosa Kedua Orang Tuanya

Rabu, 13 Maret 2024 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Frensia.id (Wasik's Design)

Ilustrasi Frensia.id (Wasik's Design)

Frensia.id– Tarawih sebagai shalat yang dilaksanakan setelah sholat isya’ merupakan shalat sunnah yang tergolong muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan. Sholat ini dilaksanakan mulai setelah sholat isya’ dan limit akhir sampai terbit fajar.

Oleh karenanya bagi yang berhalangan tidak bisa mengerjakan secara berjemaah di masjid, mushola atau langgar. Bisa dikerjakan sendiri di rumah ketika sudah tidak ada aktivitas selama masih belum melewati limit akhir waktu tarawih.

Selain karena shalat tarawih tergolong sunnah muakkadah, sholat ini juga mengandung fadhilah atau keutaman yang belum tentu tidak ada pada sholat sunnah lainya. Pada shalat tarawih malam ke-dua ini dikatakan ulama keutamaanya tidak hanya menghapus dosa orang yang mendirikan sholat tarawih namun kedua orang tuanya juga diampuni dosanya.

Keterangan ini sebagaimana yang tertuang dalam kitab Durratun nasihin

Baca Juga :  Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri

Artunya “Pada malam kedua, orang yang shalat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tua jika keduanya mukmin”

Keutamaan shalat tarawih malam kedua ini hampir sama dengan keutamaan sholat tarawih pada malam pertama yakni sebagai penghapus dosa bagi orang mukmin yang melakukannya. Namun pada shalat tarawih malam kedua ini ada yang lebih spesial yakni dosa kedua orang tua jika sama-sama mukmin juga turut diampuni oleh Allah swt.

Lagi-lagi keutamaan dari shalat tarawih adalah diampuninya dosa bagi mukmin yang melakukannya. Setelah malam pertama tarawih Allah mengampuni dosa mukmin yang melakukan sholat tarawih pada malam kedua pun demikian, justru bersama kedua orang tuanya.

Inilah bentuk kasih sayang Allah saw, Allah swt masih memberikan kesempatan kedua mungkin ada sebagian hambanya tidak bisa melakukan shalat tarawih pada malam pertama ramadhan, baik karena uzur syar’i, karena sedang berjuang mencari nafkah atau alasan yang lain.

Baca Juga :  Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Bagi yang mendirikan shalat tarawih di malam pertama ramadhan tentu mendirikan shalat tarawih di malam kedua ramadhan akan menambah kesempurnaan terhapusnya dosa plus dosa kedua orang tua.

Disinilah keistimewaan fadilah shalat tarawih malam kedua yaitu dengan mengerjakan shalat tarawih secara tidak lansung sudah medoakan pada orang tua. Doa anak kepada orang tua baik masih hidup terlebih sudah meninggal dunai merupakan cara mendapatkan ridhanya.

Menarik yang disampaikan Abu Laits — pakar fiqh hanafi—dalam  karyanya tanbihul Gahfilin seperti dilansir Nu Online menyebutkan seorang anak yang tidak sempat meminta maaf kepada orang tua yang sudah wafar maka permintaan dan membuat orang tua ridha sala satunya degan memohonkan ampunan atas orang tuanya

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan
Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur
Viral Pedagang Bakso Jember Diringkus Polisi Diduga Gelapkan Uang Arisan 3 M, Begini Kronologinya

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:26 WIB

Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:52 WIB

Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:41 WIB

Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB