Lolos CPNS? Sungguh-sungguhlah Ikut Latsar, Hasilnya Telah Terbukti Baik

Thursday, 12 September 2024 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Lolos CPNS? Sungguh-sungguhlah Ikut Latsar, Hasilnya Telah Terbukti Baik (Sumber Latsar Kotamabagu)

Gambar Lolos CPNS? Sungguh-sungguhlah Ikut Latsar, Hasilnya Telah Terbukti Baik (Sumber Latsar Kotamabagu)

Frensia.id- Lolos Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)? Bersungguh-sungguh ikut Pelatihan Dasar (Latsar). Pelatihannya telah diriset dan terbukti melahirkan mutu yang baik.  

Latsar sebelumnya dikenal dengan yang sebelumnya dikenal sebagai Diklat Prajabatan, telah mengalami beberapa perubahan signifikan dalam sistem pelaksanaannya. Berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 12 Tahun 2018, Latsar saat ini mengadopsi pola baru yang menggabungkan pembelajaran klasikal dan non-klasikal.

Pembelajaran klasikal dilakukan melalui pertemuan langsung antara peserta dan pengajar, yang memungkinkan terjadinya interaksi tatap muka. Sebaliknya, pembelajaran non-klasikal menggunakan metode jarak jauh, memanfaatkan teknologi untuk menghubungkan peserta dan pengajar tanpa harus bertemu secara fisik.

Dalam konteks pelatihan Latihan Dasar (Latsar), peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga didukung oleh bimbingan intensif dari Coach dan Mentor melalui proses coaching dan mentoring. Bimbingan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam fase aktualisasi, yaitu penerapan pengetahuan dalam konteks nyata, serta habituasi, yakni membangun kebiasaan yang mendukung pengembangan profesionalisme.

Baca Juga :  Kejari Geledah Sekolah di Jember Usut Dugaan Korupsi BOS

Salah satu penelitian yang mengungkapkan hal ini adalah yang disusun oleh Liza Nasifah. Ia merupakan peneliti dari BPSDM Provinsi DKI Jakarta. Temuan telah dipublikasi dalam Holistika tahun 2021.

Proses penelitiannya jug dilakukan di tempatnya bekerja, yakni Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi DKI Jakarta terhadap peserta CPNS Golongan 3 tahun 2019.  Beberapa peserta terdiri dari para guru Sekolah Dasar di wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga :  Kata Prof Eddy Hiariej, Konsep Kejahatan Seksual Tiap Negara Berbeda

Dalam proses pengumpulan datanya, dilakukan secara online menggunakan instrumen berbasis Google Form. Hasilnya diproses dengan pendekatan kuantitatif serta pengolahan data melalui SPSS.

Setelah dilakukan kajian, ia menemukan fakta bahwa coaching memberikan pengaruh sebesar 37,2% terhadap kualifikasi kelulusan. Begitupun mentoring, juga signifikan yakni memberikan pengaruh sebesar 17,0%.

Secara keseluruhan, coaching dan mentoring bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 40,2% terhadap kelulusan peserta. Jadi dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa baik coaching maupun mentoring memiliki dampak signifikan terhadap kelulusan peserta Latsar.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas dalam pelaksanaan coaching  dan mentoring dapat secara positif memengaruhi hasil belajar dan kinerja peserta pelatihan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG
Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya
“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul
Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara
Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki
Keren! UNIKHAMS Gelar International Conference On Education and Society (ICESY) 2026 di Taiwan
Kata Prof Eddy Hiariej, Konsep Kejahatan Seksual Tiap Negara Berbeda
Lulus Doktoral UIN KHAS, Warek I IAI Syaichona Mohammad Cholil Bongkar Perlawanan Ekonomi Khas Nyai Pesantren

Baca Lainnya

Tuesday, 20 January 2026 - 17:55 WIB

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG

Monday, 19 January 2026 - 13:00 WIB

Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya

Monday, 19 January 2026 - 10:39 WIB

“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul

Thursday, 15 January 2026 - 20:33 WIB

Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara

Thursday, 15 January 2026 - 20:07 WIB

Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki

TERBARU