Mengejutkan! Dua dari Tiga Alasan Ning In’am Bongkar Aib Suaminya Singgung Tradisi Kiai Pesantren

Tuesday, 7 May 2024 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ning In'am Nafila dalam Podcast Curhat Bang Denny Sumargo (Sumber: YouTube @CURHAT BANG Denny Sumargo)

Ning In'am Nafila dalam Podcast Curhat Bang Denny Sumargo (Sumber: YouTube @CURHAT BANG Denny Sumargo)

Frensia.id – Dunia pesantren di Jember kembali diguncang dengan pengakuan salah satu istri seorang putra kiai yang memiliki pondok pesantren yang cukup tua di Jember.

In’am Nafila, namanya mencuat usai hadirnya pada podcast Curhat Bang Denny Sumargo (3/5) yang telah mencapai angka 2 juta viewers lebih sampai Selasa (7/5).

Pasalnya, Ning In’am sapaan akrabnya, mengungkapkan perselingkuhan suaminya dengan wanita setengah baya. Bahkan, jalinan asmara sang suami dengan beberapa waria.

Saat ditanya Denny Sumargo pemilik akun YouTube, tujuan Ning In’am menviralkan apa yang dialaminya hingga sampai hadir ke podcast Curhat Bang setidaknya memiliki tiga alasan utama.

Pertama, dengan apa yang telah ia lakukan (membuka aib suaminya, red) ia berharap tidak ada lagi korban yang mengalami hal serupa.

Baca Juga :  NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat

“cukup saya sama anak-anak saya yang menjadi korban, dari ini semua”, ungkapnya.

Kedua, dengan menviralkan apa yang dialaminya selama ini. Ning In’am ingin memberi dampak sanksi sosial bagi pelaku agar tidak menyepelekan perkara ini.

“dia sudah diagung-agungkan, dia dipanggil Gus, dianggap lora, dipanggil Raden, orang cium tangan dia bolak-balik, tapi perbuatan dia seperti itu”, lanjutnya.

Ketiga, apa yang dialaminya hari ini agar menjadi pelajaran bagi kiai-kiai pesantren yang memiliki putri yang hendak dijodohkan.

“cukup saya korbannya, kalau mau memang dijodohkan jangan lihat nasab saja, tapi paham bener seluk-beluk anak yang dijodohkan dengan putri kita”, tegas Ning In’am.

Baca Juga :  Bule Rusia Divonis Bersalah dalam Kasus Penganiayaan di Banyuwangi, Imigrasi Tunggu Rekomendasi APH

Namun, juga dapat diambil pelajaran apa yang dikatakan oleh orang tua dari Ning In’am setelah kejadian ini.

“Abah nangis terus sampai minta maaf-maaf ke saya, sampai bilang: ‘Maafin Abah sama Umi, jangan dibuat dzalim ya, Nak! Jangan dianggap abah sama umi kamu berbuat dzolim ke kamu karena menjodohkan kamu dengan dia’, dan menyerahkan keputusan sepenuhnya ke saya”, pungkasnya.

Selanjutnya, dengan hadirnya Ning In’am pada podcast Bang Densu (sapaan warganet pada Denny Sumargo) ia berharap selain tidak ada lagi korban serupa yang dialaminya, orang-orang tahu cerita sebenarnya, serta semoga keluarga dari suami dan suaminya sadar bahwa yang telah dilakukan sang suami itu salah dan butuh pengobatan dari ahlinya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan
BEM Poliwangi dan BRKS Soroti Tambang Ilegal Petak 56, Desak Kajian Dampak Lingkungan dan Sosial
Kualifikasi Calon Ketua Umum PBNU Menurut Gus Zainil Ghulam
Bule Rusia Divonis Bersalah dalam Kasus Penganiayaan di Banyuwangi, Imigrasi Tunggu Rekomendasi APH
Muskab VII IPSI Banyuwangi Berlangsung Demokratis, Gus Syifa Terpilih Sebagai Ketua Baru
Rayakan Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Serukan Persatuan dan Politik Kerakyatan
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Bagikan Ribuan Daging Kurban Ke Tukang Becak Hingga UMKM
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Juga Serahkan Hewan Kurban Ke Panti Asuhan Mutiara Insan

Baca Lainnya

Friday, 19 June 2026 - 15:56 WIB

Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

Friday, 19 June 2026 - 15:28 WIB

BEM Poliwangi dan BRKS Soroti Tambang Ilegal Petak 56, Desak Kajian Dampak Lingkungan dan Sosial

Monday, 8 June 2026 - 21:22 WIB

Kualifikasi Calon Ketua Umum PBNU Menurut Gus Zainil Ghulam

Friday, 5 June 2026 - 12:24 WIB

Bule Rusia Divonis Bersalah dalam Kasus Penganiayaan di Banyuwangi, Imigrasi Tunggu Rekomendasi APH

Monday, 1 June 2026 - 20:25 WIB

Muskab VII IPSI Banyuwangi Berlangsung Demokratis, Gus Syifa Terpilih Sebagai Ketua Baru

TERBARU

Gambar UIN KHAS Berduka, Prof Hepni Wafat (Grafis Frensia)

Educatia

UIN KHAS Berduka, Prof Hepni Wafat

Friday, 19 Jun 2026 - 06:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading