Mimpi Basah Saat Puasa Ramadhan Apakah Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasan Beberapa Ulama Sunni Tentang Penyebab Batalnya Ibadah Sakral Ini

Thursday, 14 March 2024 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sumber Freepik

Ilustrasi Sumber Freepik

Frensia.id – Mimpi basah pada saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan kadang memang menjadi pertanyaan besar bagi seorang Muslim yang awam.

Tidak bisa dipungkiri saat menjalankan puasa Ramadhan setiap Muslim juga mungkin tidur di siang hari. Tidak menutup kemungkian saat tidur pun mengalami mimpi basah.

Lalu apakah benar mimpi basah membatalkan puasa Ramadhan?

Dikutip dari kanal NU Online, beberapa ulama ternyata sudah memberikan pendapatnya sejak lama tentang mimpi basah saat menjalani puasa Ramadhan.

Baca Juga :  F-PDI Perjuangan Jember Apresiasi Insentif Rp 46 Miliar untuk Guru Ngaji, Dorong Pencairan di Bulan Ramadan

Syeh Nawai dalam karyanya bertajuk Nihayatuz Zain, memberikan keterangan bahwa seorang Muslim dinyatakan batal puasanya apabila air mani keluar karena sentuhan kulit ke kulit.

Hal tersebut bisa saja terjadi apabila seseorag saling menggenggam tangan, bersentuhan alat kelamin, lalu dari perbuatan tersebut keluarlah air mana. Maka hal demikian lah yang membatalkan puasa.

Namun, apabila proses keluarnya air mani tersebut secara tidak sengaja alias tanpa keinginan, maka hal itu tidak membatalkan puasa.

Baca Juga :  Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

Sementara itu, pendapat Syeh Ali Jum’ah menerangkan bahwa seseorang yang tidur itu sama halnya dengan anak kecil dan orang gila, yakni sama-sama tidak terpengaruh hukum alias aturan Allah Swt.

Mereka dinilai tidak berdosa saat berbuap kesalahan sampai mereka bangun dan kesadarannya kembali penuh.

Pendek kata, pendapat Syeh Ali mengatakan bahwa orang yang sedang berpuasa lalu keluar air mani (mimpi basah), maka hal tersebut tidak membatalkan puasa. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat
Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember
Di Momen Hari Santri Nasional, Brulantara Grup Gerakkan Santri Bangun Kemandirian Laut
Santri Jember Geruduk Transmart, Tuntut Trans7 Minta Maaf 7 Hari Berturut-turut di Medianya Sendiri
Ketua Perbasi Jatim Sumbang Ring Basket ke Ponpes di Sidoarjo
Ketua Umum DKP Panji Bangsa Kecam Keras Trans7: Bela Kiai, Santri dan Martabat Pesantren
Gus Rivqy Instruksikan Panji Bangsa Proaktif Data Pesantren Rawan Bangunan

Baca Lainnya

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Sunday, 1 February 2026 - 18:05 WIB

Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

Friday, 23 January 2026 - 13:37 WIB

Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember

Wednesday, 22 October 2025 - 12:49 WIB

Di Momen Hari Santri Nasional, Brulantara Grup Gerakkan Santri Bangun Kemandirian Laut

Thursday, 16 October 2025 - 13:03 WIB

Santri Jember Geruduk Transmart, Tuntut Trans7 Minta Maaf 7 Hari Berturut-turut di Medianya Sendiri

TERBARU