Nenek di Jember Tertembak Peluru Nyasar Saat Bermain dengan Cucu Belum Bisa Dimintai Keterangan

Friday, 7 March 2025 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Jember (Sumber foto: Istimewa)

Kasatreskrim Polres Jember (Sumber foto: Istimewa)

Frensia.Id- Seorang lansia berinisial WI (64), warga perumahan Istana Tidar Regency, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember menjadi korban peluru nyasar. Saat ini, WI masih belum bisa dimintai keterangan.

Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Jember menyatakan telah menerima laporan secar resmi dari keluarga WI. Pihak keluarga meminta kepolisian agar segera mengusut peristiwa yang menimpa WI.

“Kami sudah menerima laporan dari keluarga pelapor, tim langsung turun dari Inafis dan juga Reskrim sudah turun untuk melakukan olah TKP,” kata Kasatreskrim Polres Jember AKP Riatma, Kamis (6/3/2025).

Lebih lanjut kata Angga, korban saat ini masih belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan medis. “Korban sudah menjalani operasi pengangkatan proyektil Selasa (4/3) kemarin, namun belum bisa dimintai keterangan,” ujarnya.

Usai menjalani operasi pengangkatan proyektil, selanjutnya polisi akan melakukan uji balistik, sekaligus mendalami kasus tersebut.

“Seperti apa nanti hasil perkembangan lebih lanjutnya akan segera kami sampaikan,” tandasnya.

Sebelumnya, diketahui peristiwa nahas yang dialami oleh WI terjadi pada Senin (3/3) pada pukul 16:00 WIB. Kala itu hujan deras mengguyur wilayah kota Jember, korban tengah bermain dengan cucunya di depan teras rumah.

Di bagian paha kaki sebelah kiri, terdapat sebuah proyektil yang bersarang. “Proyektil tersebut juga sudah mengenai bagian tulang sehingga harus dilakukan tindakan operasi,” ungkap kerabat korban, Bambang, Selasa (4/3/2025).

Hingga berita ini selesai ditulis, masih belum terungkap, peluru yang nyasar itu berasal dari siapa dan senjata jenis apa. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Hiswana Migas Jamin Ketersediaan LPG Jelang Nataru, Imbau SPPG Tak Gunakan Gas Subsidi
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya
Jalinan Harmoni Antar Umat Beragama, Satkoryon Banser Umbulsari PAM di Gereja Sidorejo
Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia
Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran
Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa
Pemkab Bondowoso Launching Indikasi Geografis Beras Sintanur Lembah Raung
Perempuan Bukan Penonton: KOPRI PMII Unibo Teguhkan Peran Strategis Perempuan

Baca Lainnya

Sunday, 4 January 2026 - 21:40 WIB

Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya

Saturday, 3 January 2026 - 12:24 WIB

Jalinan Harmoni Antar Umat Beragama, Satkoryon Banser Umbulsari PAM di Gereja Sidorejo

Wednesday, 31 December 2025 - 19:40 WIB

Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia

Tuesday, 30 December 2025 - 15:45 WIB

Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran

Tuesday, 30 December 2025 - 12:47 WIB

Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan

TERBARU

Gambar Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan (Frensia Grafis)

Opinia

Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan

Monday, 5 Jan 2026 - 04:30 WIB