Frensia.id -Hari ini Anggota DPR RI masa jabatan 2024-2029 dilantik, sebuah momen yang menandakan awal yang baru bagi lembaga legislatif di republik ini. Sebagai parlemen, jelas tantangan ke depan tidaklah sepele. Banyak pekerjaan rumah yang mereka harus tuntaskan untuk memberikan harapan baru, bukan mengulang kebiasaan lama.
Dari kemegahan seremonial pelantikan tersebut, pertanyaan yang masih membayangi bangsa ini adalah apakah para wakil rakyat yang baru akan bisa mengatasi kekecewaan publik atas produk hukum yang belum seutuhnya mewakili kepentingan rakyat? atau mereka akan melakukan pada pola yang sama layaknya periode sebelumnya?
Sebagai wakil rakyat, mereka sangat diharapkan memperjuangkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Harapan besar yang diembankan kepada anggota DPR baru ini sangat kompleks, terutama mengenai transparansi, akuntabilitas dan keberaniannya memprioritaskan kepentingan umum.
Rakyat menaruh harapan atas nasibnya pada DPR yang tidak hanya memenuhi tugas legislasi. Anggota dewan yang baru ini kedepan diharapkan mampu memproduksi undang-undang yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, juga aktif memperjuangkan kebijakan yang mendukung kesejahteraan rakyat. Memastikan suara kelompok minoritas dan marginal dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
Tantangan yang krusial bagi anggota dewan yang baru ini, tak jauh berbeda dengan periode sebelumnya, yakni bagaimana DPR memilki tanggungjawab mengawasi kinerja pemerintah. Satu diantara peran penting DPR adalah sebagai lembaga yang memliki fungsi check and and balance terhadap lembaga eksekutif.
Namun demikian, masih ada kesangsian di mata rakyat, peran kritis mereka tidak begitu tajam. Pasalnya anggota legislatif yang dilantik berasal dari partai-partai politik yang membentuk koalisi pemerintah. Oleh karena itu, mereka harus berani memasang badan ‘anti kompromi’, benar-benar independen dan tak tergoda politik kekuasaan. Mereka perlu sadar sedang mewakili rakyat, bukan kepentingan privat.
Kepentingan privat meliputi partai politik pengusungnya, kelompoknya dan kepentingan tertentu yang sering kali menghambat kinerja lembaga legislatif. Mempertahankan independensi dan sikap kritis amat sangat penting jika anggota parlemen ingin menjalankan tugasnya secara efektif.
Penting bagi anggota DPR untuk menunjukkan komitmen dan integritas dalam menjalankan amanahnya. Sekalipun para mereka diusung oleh parta politik, tanpa dukungan masyarakat tidak mungkin mereka hari ini dilantik. Karenanya, mereka harus setia dan tunduk pada kepentingan rakyat yang mereka wakili. Semoga*