Pemudik Boleh Tidak Berpuasa? Hati-Hati! Begini Syarat dan Ketentuannya Menurut Jumhur Ulama Empat Madzhab

Friday, 5 April 2024 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mudik (Sumber: Tangkapan Layar Instagram @sabilunnashr)

Ilustrasi Mudik (Sumber: Tangkapan Layar Instagram @sabilunnashr)

Frensia.id – Masyarakat Indonesia saat menjelang hari raya memiliki kebiasaan untuk pulang kampung, yang disebut dengan mudik.

Kegiatan mudik ini umumnya dilaksanakan saat masyarakat masih melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Lantas, apakah seorang yang sedang mudik harus membatalkan puasanya, atau harus tetap berpuasa seperti biasanya?

Dilansir Frensia.id dari Instagram @sabilunnashr bahwa pendapat mayoritas (jumhur) ulama empat madzhab sepakat bahwa syarat utama seorang yang dalam perjalanan seperti halnya mudik boleh tidak berpuasa diharuskan perjalanannya dimulai sebelum shubuh.

Lebih lanjut, syarat diperbolehkan seorang yang dalam perjalanan tidak puasa jika memenuhi 4 syarat berikut:

Pertama, perjalanan jauh (safar thawil), dapat dikatakan perjalanan jauh ketika jarak yang ditempuh sampai 81 km, namun ada yang juga pendapat yang mengatakan 82km.

Baca Juga :  Sejumlah Titik Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2026 di Jember

Kedua, perjalanan termasuk yang diperbolehkan dalam Islam (safar mubah), bukan termasuk perjalanan dalam tujuan maksiat atau yang diharamkan dalam Islam

Ketiga, berniat untuk mengambil keringanan

Keempat, perjalanannya dimulai shubuh, merupakan syarat yang jarang diperhatikan oleh banyak orang.

Sehingga jika perjalanan yang ditempuh kurang dari 81 km, tujuan perjalanannya untuk bermaksiat, serta perjalanannya dimulai setelah shubuh, maka tetap wajib berpuasa.

Namun, tetap dikecualikan bagi orang yang mengalami keberatan di tengah perjalanan, maka boleh untuk tidak berpuasa.

Salah satu yang menjadi rujukan oleh akun tersebut ialah pendapat Imam Nawawi dalam kitab Syarhul Muhadzdzab sebagai berikut:

“…seseorang boleh tidak berpuasa saat perjalanan jika perjalanannya dimulai pada malam hari dan sudah berpisah dari bangunan daerahnya (kecamatan) sebelum fajar (shubuh), tanpa ada perbedaan pendapat. Jika keluar dari batas bangunan daerahnya setelah fajar (shubuh), maka tidak boleh untuk tidak berpuasa, menurut pendapat Imam Syafi’i yang diketahui dari teks-teks beliau, Imam Malik, dan Imam Abu Hanifah”

Baca Juga :  F-PDI Perjuangan Jember Apresiasi Insentif Rp 46 Miliar untuk Guru Ngaji, Dorong Pencairan di Bulan Ramadan

Selain itu, juga mengutip dari kitab Al-Minhajul Qawim karya Imam Ibnu Hajar Al-Haitami sebagai berikut:

“…Jika perjalanannya dengan berpisah dengan bangunan atau batas daerahnya setelah fajar (shubuh), maka tidak boleh untuk tidak berpuasa, karena hal itu diikutkan pada keadaaan mukimnya. Berbeda halnya kalau sakit, maka boleh tidak berpuasa. … dan apabila perjalanannya sebelum shubuh, maka dia boleh untuk tidak berpuasa dan jika ia telah berniat di malam harinya”

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

Baca Lainnya

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

TERBARU

Tampak depan Gedung Perpustakaan UIN KHAS Jember (Foto: Pinterest).

Educatia

Perpustakaan UIN KHAS Jember Kembali Pertahankan Akreditasi A

Monday, 30 Mar 2026 - 17:44 WIB

Sumber: Pixabay

Kolomiah

Apa Benar Budaya Baca Indonesia Sudah Meningkat?

Sunday, 29 Mar 2026 - 15:07 WIB