Penyebab Busi Honda Astrea Grand 100 CC Selalu Bermasalah, Diriset!

Friday, 26 July 2024 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Penyebab Busi Honda Astrea Grand 100 CC Selalu Bermasalah, Diriset! (Ilustrasi/Imam)

Gambar Penyebab Busi Honda Astrea Grand 100 CC Selalu Bermasalah, Diriset! (Ilustrasi/Imam)

Frensia.id- Penyebab busi Honda Astra Grand 100 CC selalu bermasalah, telah diriset. Ternyata semuanya ada pada sistem pengapian CDI-ACnya.

Kusnadi, seorang akademisi dari Politeknik Harapan Bersama Tegal melakukan analisis pada beberapa kerusakan yang sering pembuat para pencinta Astrea Grand mangkel. Ia menemukan ada masalah serius yang sering terjadi pada pengapiannya.

Pengapian CDI-ACnya Honda Astrea 100 CC, sangat urgen. Pada sektor ini buang api di produksi. Jika tidak bekerja optimal motor akan bermasalah.

Hasil penelitian Kusnadi tentang ini telah disusun dalam bentuk jurnal. Pada 2013 silam, bahkan telah resmi dipublikasi pada Nozzle.

Ia dalam penelitian menjelaskan bahwa pengapian merupakan mekanisme yang dapat menghasilkan tegangan tinggi di koil. Tegangan tersebut disalurkan ke busi untuk menciptakan loncatan bunga api listrik.

Baca Juga :  Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah

Bunga api tersebut yang diperlukan untuk membakar campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar Honda Astrea Grand 100 CC. Proses ini membuat mesin bisa hidup dan berfungsi dengan baik.

Ada beberapa masalah yang sering terjadi pada Astrea Honda 100 cc. Salah satunya adalah hilangnya percikan api pada busi, pembakaran tak sempurna dan membuat akselerasi tersendat, hingga terjadi knocking. Bahkan bisa saja ada ledakan di karburator dan di ledakan di knalpot.

Ia merinci bahwa pengapian CDI-AC Honda Astrea grand 100 cc sering melahirkan loncatan bunga api pada busi. Hal tersebut terjadi karena adanya tegangan yang tiba-tiba meningkat.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Bantah Dugaan Korupsi KIP-K, LKBHI: Tidak Ada Mens Rea

Akibatnya, muatan pada pada kapasitor akan kosong. Peningkatan tegangan yang tiba-tiba ini biasanya disebabkan oleh gangguan dalam aliran listrik yang mempengaruhi stabilitas sistem pengapian.

Ketika tegangan meningkat secara mendadak, kapasitor yang seharusnya menyimpan muatan listrik menjadi kosong karena muatannya dilepaskan dalam waktu singkat. Akibatnya, loncatan bunga api terjadi pada busi, yang tidak hanya mempengaruhi kinerja mesin tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada komponen pengapian.

Selain itu, ia menyarankan pada para pengendara Honda Astrea Grand 100 CC untuk melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan rutin pada sistem pengapian. Apabila busi telah mengeluarkan buang api yang kemerah-merahan, itu artinya pengapiannya sedang tidak sehat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Axel Honeth, Sosiolog Jerman yang Mengeksplorasi Ide-Ide Jurgen Habermas
Jelang Hari Raya, Laka Depan Antar Pemotor Terjadi di Jember
4 Tingkatan Tauhid Menurut Imam Al-Ghazali
Mahasiswa Cendekia BAZNAS UNIKHAMS Jember Gelar Aksi Sosial: Dari Penguatan UMKM Hingga Edukasi Anak Yatim
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha
UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026
Diteliti! Kelompok Perempuan Rentan Diabetnya Meningkat Saat Ramadhan
Gerbang SDN di Jember Disegel Ahli Waris Dini Hari

Baca Lainnya

Tuesday, 24 March 2026 - 21:35 WIB

Axel Honeth, Sosiolog Jerman yang Mengeksplorasi Ide-Ide Jurgen Habermas

Thursday, 19 March 2026 - 23:38 WIB

Jelang Hari Raya, Laka Depan Antar Pemotor Terjadi di Jember

Thursday, 12 March 2026 - 12:14 WIB

4 Tingkatan Tauhid Menurut Imam Al-Ghazali

Saturday, 7 March 2026 - 20:00 WIB

Mahasiswa Cendekia BAZNAS UNIKHAMS Jember Gelar Aksi Sosial: Dari Penguatan UMKM Hingga Edukasi Anak Yatim

Saturday, 28 February 2026 - 12:56 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha

TERBARU

Arah Demokrasi. Sumber: Pixabay

Kolomiah

Prosedur Mayoritarian

Tuesday, 24 Mar 2026 - 23:33 WIB