Frensia.id– Didukung 15 partai, Mau Petahana atau bukan, Gus Fawait dan Djoko Susanto sesumbar, “siap melawan semuanya”. Hal ini diutarakan pasca pasangan yang diprediksi melawan kotak kosong resmi mendatar di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jember28/08/2024.
Di tengah hiruk-pikuk Pilkada Jember 2024, ada satu pasangan calon yang menarik perhatian publik bukan hanya karena strategi politik mereka, tetapi juga karena pesan cinta yang mereka bawa. Gus Fawait dan Djoko, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jember, datang mendaftar sebagai peserta Pilkada dengan penampilan yang kompak dan penuh makna. Mengenakan kemeja polos berwarna merah muda, keduanya membawa pesan yang berbeda dari biasanya—pesan cinta untuk warga Kabupaten Jember.
Dalam dunia politik yang sering dipenuhi oleh warna-warna dominan seperti merah dan biru, pilihan Gus Fawait dan Djoko untuk mengenakan kemeja merah muda bukan tanpa alasan. Warna ini dipilih sebagai simbol cinta mereka kepada masyarakat Jember. Bagi Gus Fawait, cinta ini tidak hanya berbicara tentang hubungan antara pemimpin dan rakyatnya, tetapi juga mencakup dukungan kepada sektor-sektor yang sering kali kurang diperhatikan, seperti UMKM dan sektor informal.
“Kami ingin Jember dicintai bukan hanya oleh warganya sendiri, tetapi juga oleh masyarakat luar, sehingga sektor pariwisata Jember dapat berkembang lebih pesat,” ujar Gus Fawait dengan penuh keyakinan.
Baginya, cinta adalah fondasi utama dari kepemimpinan yang ingin mereka bangun di Jember. Ia yakin bahwa dengan cinta dan dukungan penuh dari masyarakat, Jember bisa menjadi daerah yang lebih maju dan berkembang.
Optimisme Gus Fawait tidak hanya berasal dari semangat cinta yang ia bawa, tetapi juga dari dukungan politik yang kuat. Bersama pasangannya, Djoko, mereka didukung oleh 15 partai politik yang siap mengawal mereka dalam Pilkada Jember 2024. Dari jumlah tersebut, tujuh partai memiliki kursi di DPRD Jember, menjadikan koalisi ini salah satu yang terbesar dalam sejarah politik lokal.
Sejumlah tokoh penting dari partai-partai pengusung turut hadir saat pasangan ini mendaftar, termasuk Ketua DPC Gerindra Jember Ahmad Halim, Ketua DPC PPP Jember Madini Farouk, dan Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi. Selain itu, delapan partai non-parlemen, seperti Partai Demokrat, Gelora, dan PSI, juga ikut mendukung mereka. Gus Fawait mengungkapkan bahwa kebersamaan ini adalah sumber kebanggaan sekaligus kekuatan bagi mereka.
“Alhamdulillah, 15 partai hadir semua. Ini adalah kebanggaan bagi saya dan juga Pak Djoko,” kata Gus Fawait. Sebagai politisi dan aktivis santri, ia yakin bahwa koalisi gemuk ini akan tetap solid hingga akhir masa Pilkada.
Dalam suasana yang sering kali penuh dengan ketegangan, Gus Fawait memiliki pendekatan berbeda. Ia menyebut bahwa kampanye mereka akan mengedepankan “ruang gembira” di mana cinta dan optimisme menjadi fokus utama. Menurutnya, baik petahana maupun penantang lainnya tidak akan mengubah komitmen mereka untuk membawa pesan cinta dalam setiap langkah kampanye.
“Kami akan tetap tebar cinta dan mengedepankan kampanye ruang gembira,” ujarnya dengan senyum optimis. Bagi Gus Fawait, cinta bukan hanya sekadar retorika politik, melainkan strategi untuk merangkul semua kalangan dan menciptakan suasana Pilkada yang damai dan menyenangkan.
Dengan dukungan dari 15 partai politik yang disebutnya sebagai pilar demokrasi dan perpanjangan tangan rakyat, Gus Fawait merasa yakin bahwa ceruk suara terbesar di Pilkada Jember 2024 akan menjadi milik mereka. “Kami yakin ceruk suara terbanyak ada di kami karena partai-partai ini adalah representasi dari suara rakyat,” katanya.
Keyakinan bahkan membuatnya bersesumbar. Ia mengaku berani menghadapi siapapun, baik dari Petahana muapun bukan.
“”Petahana atau bukan petahana sama. Kami akan tetap tebar cinta dan mengedepankan kampanye ruang gembira”, pungkasnya penuh dengan optimisme tinggi.
Proses pendaftaran pasangan ini disambut baik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember. Ketua KPU Jember, Dessi Anggraeni, mengonfirmasi bahwa berkas pendaftaran Gus Fawait-Djoko telah lengkap.
“Seluruh berkas pasangan ini komplit, dan selanjutnya akan kami teliti hingga 2 September 2024,” ungkapnya. Dengan persiapan yang matang, strategi kampanye yang kreatif, dan dukungan politik yang kuat, pasangan Gus Fawait dan Djoko tampak siap menghadapi Pilkada Jember 2024.
Mereka membawa pesan cinta yang kuat kepada masyarakat Jember, berharap bahwa cinta ini akan membimbing mereka menuju kemenangan yang mereka targetkan, “kemenangan mutlak”.