Polisi Bubarkan 7 Unit Sound Horeg Berkeliaran Dini Hari di Jember

Monday, 2 March 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat membubarkan 7 unit Sound Horeg berkeliaran dini hari di Jember (Foto: Istimewa).

Polisi saat membubarkan 7 unit Sound Horeg berkeliaran dini hari di Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.Id– Aparat kepolisian membubarkan kegiatan 7 unit sound horeg yang berkeliaran saat dini hari pada Sabtu (28/2). Peristiwa itu pun akhirnya viral di media sosial.

Kapolsek Sukowono, Iptu Budi Sastrawan menyampaikan, insiden itu terjadi di kawasan Pasar Sore, Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono. Awalnya, ada warga yang melapor melalui call center Polri 110.

“Awalnya itu ada warga yang melapor ke call center 110. Karena memang, insiden itu sekitar jam 02:00 WIB,” katanya, Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  Mengeroyok Maling hingga Mati, Begini Jerat Pidananya

Selanjutnya kata dia, akhirnya pihak call center melanjutkan laporan tersebut terhadap SPKT Sukowono. Pasalnya, berdasarkan laporan dari warga, TKP itu berada di wilayah Polsek Sukowono.

“Saat tim kami datang, memang benar ada keramaian. 7 unit sound horeg itu beroperasi, tanpa ada kegiatan karnaval atau kegiatan lainnya, dan tidak ada laporan ke polisi,” ujarnya.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa

Budi menambahkan, polisi akhirnya memberikan imbauan. Sekaligus meminta mereka untuk pulang karena mengganggu ketertiban masyarakat.

“Saat kami tegur, mereka katanya ingin membangunkan orang sahur. Namun kan, warga terganggu sehingga melapor ke polisi,” paparnya.

“Saat itu akhirnya mereka bubar secara damai,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin
Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya
Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat
Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah
Kasat Reskrim Polres Jember Sebut Judol Perusak Masa Depan Anak Bangsa
Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok
Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca Lainnya

Tuesday, 8 September 2026 - 18:10 WIB

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Wednesday, 2 September 2026 - 18:56 WIB

Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin

Tuesday, 1 September 2026 - 21:50 WIB

Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya

Tuesday, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat

Friday, 28 August 2026 - 21:35 WIB

Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah

TERBARU

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, saat mengukuhkan 4 guru besar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Thursday, 17 Sep 2026 - 19:23 WIB

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading