Frensia.Id- Real Madrid berhasil menaklukkan Getafe dengan skor 2-0. Pemain tengah Los Blancos, Jude Bellingham, dinobatkan sebagai Man of the Match dalam laga ini.
Real Madrid kembali menunjukkan dominasi mereka di La Liga setelah berhasil mengalahkan Getafe dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabéu pada (1/12/2024) dini hari.
Madrid kini punya 33 poin dari 14 laga, selisih satu angka dari Barcelona di puncak yang sudah bermain satu laga lebih banyak. Getafe di posisi ke-17 dengan 13 poin.
Seluruh gol Madrid tercipta di babak pertama lewat penalti Jude Bellingham dan Kylian Mbappe.
Performa impresif Bellingham tidak hanya terbukti dari golnya, tetapi juga dari kontrol permainan dan kontribusinya di lini tengah yang membuat Getafe kesulitan mengembangkan serangan.
Babak Pertama: Dominasi Madrid Sejak Awal
Madrid menurunkan trio Kylian Mbappe, Rodrygo, dan Brahim Diaz di lini serang. Madrid langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan Getafe.
Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan bertubi-tubi dari sayap kanan dan kiri membuat Getafe harus bertahan ekstra keras.
Kendati demikian, Madrid kesulitan untuk menciptakan peluang setidaknya dalam 25 menit pertama.
Baru pada menit ke-27, Madrid mendapat peluang pertamanya dari titik putih.
Dalam situasi sepak pojok, jersey Antonio Ruediger ditarik Alan Nyom dan wasit menghadiahi penalti untuk Madrid. Jude Bellingham yang turun sebagai eksekutor sukses mengecoh David Soria.
Madrid mencetak gol keduanya pada menit ke-38 lewat Mbappe. Bellingham menerima bola di tengah lapangan dan mengirimkan umpan terobosan ke sisi kiri yang ditempati Mbappe.
Mbappe memenangi sprint dengan bek Getafe dan mengecohnya, sebelum menembak bola dari luar kotak penalti ke pojok kiri gawang.
Getafe sempat mencoba merespons lewat serangan balik cepat, namun kiper Madrid, Thibaut Courtois, tampil solid di bawah mistar gawang, memastikan timnya tetap unggul hingga turun minum.
Babak Kedua: Performa Gemilang Jude Bellingham
Memasuki babak kedua, Getafe berusaha lebih agresif dengan memasukkan pemain berkarakter ofensif. Namun, lini tengah Madrid yang dikomandoi Bellingham tetap kokoh.
Gelandang asal Inggris tersebut mampu mendistribusikan bola dengan akurasi tinggi serta mematahkan setiap upaya serangan dari tim lawan.
Lima menit setelah babak kedua dimulai, Madrid sempat meminta penalti saat Mbappe terjatuh karena dilanggar bek Getafe Juan Berrocal. Tapi, penalti itu dibatalkan VAR karena Berrocal menekel bola lebih dulu.
Getafe mendapat peluang terbaiknya pada menit ke-56 ketika Christantus Uche mengecoh Antonio Ruediger dan melepaskan sepakan keras ke gawang. Thibaut Courtois tidak bisa menggapai bola, namun malah diadang tiang gawang.
Fede Valverde pada menit ke-71 membuat Soria berjibaku di bawah mistar saat harus menepis bola sepakannya dari jarak dekat.
Madrid coba menambah gol di masa injury time ketika Mbappe menusuk dari sisi kiri, memainkan umpan 1-2 dengan Arda Guler, namun sepakannya malah melenceng.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan 2-0. Tuan rumah berhasil keluar sebagai pemenang.
Jude Bellingham Dinobatkan sebagai Man of the Match
Performa Jude Bellingham yang memukau sepanjang pertandingan membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match.
Jude Bellingham ditempatkan di lini tengah bersama Dani Ceballos dan Federrico Valverde. Penampilan Bellingham tentu saja sangat menonjol.
Bermain di sisi kiri tengah lapangan, Bellingham berhasil mencetak satu gol. Namun selain itu pemain asal Inggris ini juga membantu menciptakan gol Kylian Mbappe.
Umpan terobosannya pada Mbappe membuatnya mencetak gol kedua Madrid. Catatan satu gol dan assist itu diukirnya hanya selama 45 menit saja di atas lapangan.
Berdasarkan penelusuran crew Frensia.Id pada laman Fotmob, Bellingham mendapat rating 8.4. Ia pun layak jadi Man of the Match di laga ini.
Kemenangan ini semakin memperketat persaingan Real Madrid dengan Barcelona untuk kandidat kuat juara La Liga musim ini.
Dengan penampilan solid dari lini belakang hingga lini depan, serta performa luar biasa dari Jude Bellingham, Los Blancos tampaknya siap menghadapi tantangan yang lebih besar di kompetisi domestik maupun Eropa.
Getafe harus segera bangkit dari kekalahan ini jika ingin tetap bersaing di papan tengah klasemen. Sementara itu, semua mata kini tertuju pada Real Madrid dan Bellingham, yang terus menjadi motor penggerak sukses mereka.