Rektor UIN KH Achmad Sidiq Membacakan Pidato Thariq bin Ziyad dalam Acara Wisuda

Friday, 26 September 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sambutan rektor UIN KHAS Jember

sambutan rektor UIN KHAS Jember

Frensia.id- Rektor UIN KH Achmad Sidiq, Prof. Dr. H. Hefni dalam kesempatan menyampaikan kata sambutannya pada acara wisuda membacakan sebuah isi pidato legendaris Thariq bin Ziyad, Jenderal Muslim era Bani Umayyah.

Lebih jauh mengenai sosok Thariq, ia merupakan bekas budak Musa bin Nushair. Dengan keterampilannya di dunia militer, ia dipercaya untuk memimpin pasukan muslimin melakukan penaklukan di Spanyol.

Salah satu momen epic dalam ekspedisinya adalah pidatonya di hadapan prajuritnya, menurut sebuah riwayat 12.000. pidato yang sama dikutip oleh Rektor UIN KHAS Jember di hadapan ratusan mahasiswa. Berikut pidato Thariq bin Ziyad secara lengkap.

“Ke manakah kalian, wahai pasukan Muslimin, dapat melarikan diri? Musuh berada di depan, sementara lautan terbentang di belakang kalian? Demi Allah! Tak ada keselamatan bagi kalian kecuali dalam keberanian dan keteguhan hati.

Pertimbangkanlah situasi kalian: berdiri di sini bagaikan anak-anak yatim terlontar ke dunia.Kalian akan segera bertemu dengan musuh yang kuat, mengepung kalian dari segala penjuru bagaikan gelombang samudera yang bergejolak.

Maka buanglah segala ketakutan dari hati kalian. Percayalah, kemenangan akan menjadi milik kita dan percayalah raja kafir itu tak akan mampu bertahan menghadapi serangan kita.

Jika aku terbunuh sebelum mendekatinya (Roderick), jangan kalian bersusah payah karenaku.Tetaplah bertempur seolah aku masih hidup di tengah kalian. Sebab, kaum kafir ini saat melihat rajanya jatuh, pastilah akan kocar-kacir.

Jika aku terbunuh setelah menewaskan raja mereka itu, tunjuklah seseorang di antara kalian yang di dalam dirinya terdapat jiwa keberanian dan kecakapan pengalaman, mampu memimpin kalian dalam situasi genting ini.”   

Pidato yang berapi-api tersebut akhirnya mampu menghidupkan api di dalam jiwa para prajuritnya. Dimana pada waktu itu sudah mulai tergerus semangat dan keyakinannya.

Baca Juga :  Kantin UIN KHAS Jember Diteliti, Ini Rekomendasi Jitu agar Lebih Profesional

Prof. Hefni, sebagaimana sapaan akrab Rektor UIN KHAS Jember, menarik kesimpulan panjang yang ditujukan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, untuk senantiasa merawat semangat.

Baca Juga :  Pemkab Jember Sebut Perumahan di Jember Banjir Akibat Hak Sungai Dirampas

“Saudara-saudara sekalian dari kisah Thariq bin Ziyad kita dapat mengambil beberapa mutiara, beberapa hikmah. Ia bukan hanya penakluk andalusia juga ketakutan dan kehawatiran. Kekhawatiran adalah manusiawi tetapi mari kalahkan kekahawatiran dengan keimanan yang kokoh dengan kepasarahan total kepada Alllah karena sebesar apapun tantangan bagi Allah adalah mudah dan gampang. Tinggal bagi kita merawat semangat dalam diri anda yang terus berkobar yang pantang menyerah karena hidup itu ada dua menang atau mati.

Lebih lanjut Rektor UIN KHAS kelahiran Sumenep ini menghimbau agar menghilangkan berbagai rasa kekhawatiran dan rendah diri. Menurutnya, para mahasiswa telah dibekali dengan teori yang cukup, tinggal kemudian semangat dan mental juara harus dipupuk. Karena dengan mental juara akan indah pada waktunya.

“Saya lepas dan saya kembalikan kepada masyarakat, dengan iringan semangat,” ujar Prof. Hefni dan mengakhiri kata sambutannya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lupakan Dinamika Internal, PAC PDI Perjuangan se Banyuwang Bersatu Dukung Rekomendasi Partai
Ibu di Jember Diduga Aniaya Bayinya Hingga Tewas
Ana Aniaty Pimpin DPC PDI Perjuangan Banyuwangi! 3 Perempuan Pejuang Jadi KSB
Kakek di Jember Ditemukan Tewas di Kebun Tebu
KAI Jember Siapkan 144 Ribu Tiket untuk Libur Nataru, Ada Diskon 30%!
Demi Pendidikan Politik Kaum Muda, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Kongkow Pemuda
Pemkab Jember Sebut Perumahan di Jember Banjir Akibat Hak Sungai Dirampas
Jadi Langganan Banjir, Ini Kisah Pilu Warga Jember Beli Perumahan di Bantaran Sungai

Baca Lainnya

Thursday, 25 December 2025 - 15:38 WIB

Lupakan Dinamika Internal, PAC PDI Perjuangan se Banyuwang Bersatu Dukung Rekomendasi Partai

Monday, 22 December 2025 - 16:16 WIB

Ibu di Jember Diduga Aniaya Bayinya Hingga Tewas

Monday, 22 December 2025 - 09:33 WIB

Ana Aniaty Pimpin DPC PDI Perjuangan Banyuwangi! 3 Perempuan Pejuang Jadi KSB

Sunday, 21 December 2025 - 18:15 WIB

Kakek di Jember Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

Thursday, 18 December 2025 - 15:25 WIB

KAI Jember Siapkan 144 Ribu Tiket untuk Libur Nataru, Ada Diskon 30%!

TERBARU

Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia (Sumber: Grafis Arif)

Destinia

Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Thursday, 25 Dec 2025 - 22:26 WIB

Gambar Akhirnya, Gus Yahya dan Rois Am Islah! Titik Damai Konflik NU (Sumber: NUonline)

Politia

Akhirnya, Gus Yahya dan Rois Am Islah! Titik Damai Konflik NU

Thursday, 25 Dec 2025 - 21:05 WIB