Rektor UIN KHAS Baca Trilogi Ikrar Moderasi Beragama, Begini Isinya!

Wednesday, 6 August 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Rektor UIN KHAS Baca Trilogi Ikrar Moderasi Beragama, Begini Isinya! (Sumber: Grafis Frensia)

Gambar Rektor UIN KHAS Baca Trilogi Ikrar Moderasi Beragama, Begini Isinya! (Sumber: Grafis Frensia)

Frensia.id– Momen penuh makna berlangsung di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember pada Senin (5/8). Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM, memimpin langsung pembacaan Trilogi Ikrar Moderasi Beragama di hadapan para tokoh lintas agama dan masyarakat dari berbagai kalangan.

Ikrar yang dibacakan dengan penuh khidmat ini tidak hanya simbolik, melainkan menjadi seruan moral untuk melawan kerusakan alam, diskriminasi, dan ancaman terhadap persatuan bangsa.

Prof. Hepni menegaskan bahwa ikrar ini adalah bentuk keberpihakan terhadap nilai-nilai keTuhanan yang berpihak pada kehidupan. Ia mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Saya bangga dan mengapresiasi kegiatan ini,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi peluncuran resmi Duta Griya Moderasi Beragama, hasil kolaborasi antara UIN KHAS Jember dan KUA Kaliwates. Para duta yang diresmikan berasal dari kalangan Muslim dan Kristen, termasuk akademisi, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat.

Sebagai bentuk konkret dari komitmen bersama, acara ini dilengkapi dengan penandatanganan komitmen moderasi beragama oleh perwakilan komunitas lintas iman. Dari tokoh Islam, Kristen, hingga tokoh masyarakat urban, semua menandatangani dokumen komitmen sebagai wujud keseriusan melaksanakan nilai-nilai dalam ikrar.

Baca Juga :  Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Tak hanya itu, sebagai simbol semangat ecotheology — yakni hubungan spiritualitas dengan kepedulian terhadap lingkungan — para peserta juga melakukan penanaman pohon bersama di halaman masjid. Aksi ini mencerminkan pesan ikrar pertama: bahwa merusak alam adalah bentuk pengingkaran terhadap Tuhan Sang Pencipta.

Dr. Shoni Rahmatullah Amrozi, M.Pd.I, Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN KHAS, menyoroti pentingnya melawan segala bentuk diskriminasi atas nama agama atau identitas.

“Tuhan adalah milik semua umat manusia, bukan satu golongan saja. Maka jika ada yang merendahkan martabat sesama, atas nama apapun, itu harus kita lawan bersama,” tegasnya, mengacu pada ikrar kedua.

Sementara itu, Kepala LPPM UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, M.S.I., menyampaikan bahwa ikrar ini juga menjadi komitmen kebangsaan. Menurutnya, ketika bangsa ini diancam oleh radikalisme atau disintegrasi, maka umat lintas iman wajib berdiri di barisan yang sama.

“Kita berikrar atas nama Tuhan Bangsa Indonesia. Maka merusak kedaulatan negara, merusak persatuan, itu berarti mengkhianati nilai-nilai iman itu sendiri,” ujarnya.

Kepala KUA Kaliwates, M. Saiful Hadi, S.H., M.Sy., mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat selama lebih dari sebulan dalam proses menuju hari ikrar. Ia menekankan pentingnya gerakan ini hadir di tengah masyarakat urban, di mana tantangan keberagaman semakin kompleks.

“Kita ingin ikrar ini hidup, bukan sekadar dibaca. Ketika ada krisis, bencana, diskriminasi, atau ancaman terhadap negeri ini, duta-duta moderasi harus tampil jadi penjawab zaman,” tuturnya.

Para duta yang berikrar berasal dari Universitas Islam Jember, masjid-masjid di kawasan perumahan seperti Baiturrahim dan Al-Fatih, penyuluh agama Islam dan Kristen, serta jemaat GKI Jember.

Baca Juga :  Konferensi Akademik di UGM Bahas Masa Depan Demokrasi, Soroti Relasi Polisi, Militer, dan Gerakan Sosial

Berikut isi lengkap Trilogi Ikrar Moderasi Beragama yang dibacakan:

  1. “Kami duta moderasi beragama berikrar: BerTuhan Esa, ‘Tuhan Pencipta Alam Semesta’. Barang siapa merusak alam, akan kita lawan bersama.”
  2. “Kami duta moderasi beragama berikrar: BerTuhan Esa, ‘Tuhan Segenap Manusia’. Barang siapa mendiskriminasi sesamanya, akan kita lawan bersama.”
  3. “Kami duta moderasi beragama berikrar: BerTuhan Esa, ‘Tuhan Bangsa Indonesia’. Barang siapa merusak kedaulatan bangsa, akan kita lawan bersama.”

Penulis : Mashur Imam

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Terakreditasi A, Kepala Perpustakaan UIN KHAS Jember: Paling Penting itu Kesadaran dan Partisipasi Literasi
5 Jurus Disegani Menurut Politikus Golkar, Bambang Soesatyo
Perpustakaan UIN KHAS Jember Kembali Pertahankan Akreditasi A
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Menerima Audiensi dari LPSK
Axel Honeth, Sosiolog Jerman yang Mengeksplorasi Ide-Ide Jurgen Habermas
Jelang Hari Raya, Laka Depan Antar Pemotor Terjadi di Jember
4 Tingkatan Tauhid Menurut Imam Al-Ghazali
Mahasiswa Cendekia BAZNAS UNIKHAMS Jember Gelar Aksi Sosial: Dari Penguatan UMKM Hingga Edukasi Anak Yatim

Baca Lainnya

Tuesday, 31 March 2026 - 23:58 WIB

Terakreditasi A, Kepala Perpustakaan UIN KHAS Jember: Paling Penting itu Kesadaran dan Partisipasi Literasi

Tuesday, 31 March 2026 - 13:43 WIB

5 Jurus Disegani Menurut Politikus Golkar, Bambang Soesatyo

Monday, 30 March 2026 - 17:44 WIB

Perpustakaan UIN KHAS Jember Kembali Pertahankan Akreditasi A

Sunday, 29 March 2026 - 15:11 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Menerima Audiensi dari LPSK

Tuesday, 24 March 2026 - 21:35 WIB

Axel Honeth, Sosiolog Jerman yang Mengeksplorasi Ide-Ide Jurgen Habermas

TERBARU

Hotman Paris Hutapea Edit Arif

Regionalia

Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

Wednesday, 1 Apr 2026 - 16:49 WIB

Antrean mengular di salah satu SPBU di Jember (Foto: Sigit/Frensia).

News

Isu Harga BBM Naik Picu Antrean Mengular di SPBU

Wednesday, 1 Apr 2026 - 00:37 WIB