Sambutan Di Konferwil, Ketua Umum PP GP Ansor Sebut Tiga Tipologi Kader dengan Simbolisme Ikan

Tuesday, 13 August 2024 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sambutan ketua umum pp gp ansor (Sumber: Instagram PW GP ANsor Jatim)

sambutan ketua umum pp gp ansor (Sumber: Instagram PW GP ANsor Jatim)

Frensia.id- Konferensi wilayah ke XV Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa timur diselenggarakan di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo pada hari Senin (12/08/2024).

Beberapa rangkaian yang akan dilaksanakan pada forum terbesar organisasi kepemudaan NU ini antara lain adalah memutuskan kebijakan organisasi, rekomendasi, laporan pertanggungjawaban dan pemilihan ketua GP Ansor Jawa Timur masa Khidmat 2024-2029.

Kegiatan ini dihadiri oleh para peserta Konferwil, yaitu pimpinan anak cabang (PAC), pimpinan cabang (PC) se-Jawa Timur dan tamu undangan dari pejabat sipil dan pimpinan wilayah banom-banom NU.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh ketua umum pimpinan pusat GP Ansor, Addin Jauharuddin yang baru terpilih secara aklamasi dalam kongres XVI, pada bulan Februari 2024.

Konferwil Jawa Timur merupakan salah satu dari agenda roadshow yang dilaksanakan pada tahun 2024. Sebagaimana yag disampaikan oleh ketua umum pimpinan pusat GP Ansor dalam sambutannya, “terdapat 28 konferensi wilayah sejak bulan Maret sampai Oktober, dan di Jawa Timur ini merupakan konferensi ke 8”, jelas pria kelahiran Cirebon, 14 April 1985 ini.

Baca Juga :  Rawat Sejarah! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Refleksi 30 Tahun Kudatuli

Selain itu, Addin Jauharudin juga sempat menjelaskan tiga tipologi kader Ansor. Menariknya, predikat yang hendak dilekatkan kepada kader, menggunakan simbolisme ikan.

Hal ini disampaikan setelah sebelumnya disinggung oleh ketua pimpinan wilayah GP Ansor Jawa Timur, H. Syafiq Syauqi yang hanya menyebut satu saja dan sempat menyebut nama ketua umum pimpinan pusat dalam  pembahasan ini.

Sehingga dalam sambutannya sebagai ketua umum, Addin Jauharudin menyebutkan tiga jenis ikan tersebut sebagai simbol kader Ansor, ada Lele, Koi dan Arwana.

“Tipe kader pertama adalah seperti ikan lele, semakin keruh airnya semakin pesat pertumbuhan ekonominya, disini ada apa nggak saya tidak tahu”, ujarnya, yang langsung mendapatkan gemuruh sorak dari peserta konferensi.

“yang kedua adalah ikan Koi, warna-warninya bagus harganya murah, tapi ikan bermuka air. Pengen dilihat tampilan warnanya oleh banyak pengunjung”, sambil berkelakar ia sambung dengan,”kecuali ikan koi jepang yang menang kontes” sontak mendapatkan teriakan seru dari para hadirin. “saya juga nggak tahu banyak ikan-ikan koi juga yang kerjanya sedikit tapi ingin dipuja-puji banyak orang”, jelasnya.

Baca Juga :  Ditertibkan Satpol PP! Reklame Insidentil Tanpa Izin di Genteng-Banyuwangi

“Yang ketiga adalah ikan arwana. Ikan arwana bukanlah ikan permukaan ia menyelam di kedalaman air, muncul hanya sesekali. Lama-lama warnanya semakin bagus, semakin bagus. Kalau samapi menang kontes harganya bisa sampai 2 miliar. Ini adalah tipe kader yang jarang muncul, tipe pekerja keras, ia harganya mahal karena berlandaskan pada kualitas kepribadian”, ungkapnya.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai ketua umum PB PMII masa khidmat 2011-2013 ini, membuat cara yang unik untuk menutup sekilas penjelasannya mengenai tipologi kader Ansor,

“saya tidak tahu diantara sahabat-sahabat ini siapa yang ikan Lele, siapa yang ikan Koi dan siapa yang ikan Arwana”.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Cek Fakta : Video Zulhas Disebut Sarankan Tanam Sawit Jika Padi Tak Untung Ternyata Hoaks!
Antisipasi Karhutla di Licin, Masyarakat Diingatkan Tak Bakar Lahan dan Buang Puntung Rokok
Laporan Begal Palsu! Seorang Karyawan Diringkus Tim URC Macan Blambangan, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Buat Main Kripto
Sterilisasi Pelabuhan Ketapang, GAPASDAP : Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Budaya Keselamatan
Tim Gabungan Polda Babel berhasil mengamankan 53 Ton Pasir Timah Ilegal
Resmi Tersangka! Pemeran Pria Kasus Vidio Mesum Viral di Banyuwangi
Dijerat Pasal Persetubuhan! Pemeran Pria Dalam Vidio Mesum Pelajar Banyuwangi
Terekam CCTV Bonceng Anak Saat Mencuri, Residivis Kambuhan Dibekuk di Pelabuhan Jangkar

Baca Lainnya

Friday, 7 August 2026 - 22:30 WIB

Cek Fakta : Video Zulhas Disebut Sarankan Tanam Sawit Jika Padi Tak Untung Ternyata Hoaks!

Friday, 7 August 2026 - 22:27 WIB

Antisipasi Karhutla di Licin, Masyarakat Diingatkan Tak Bakar Lahan dan Buang Puntung Rokok

Thursday, 6 August 2026 - 00:32 WIB

Laporan Begal Palsu! Seorang Karyawan Diringkus Tim URC Macan Blambangan, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Buat Main Kripto

Thursday, 6 August 2026 - 00:28 WIB

Sterilisasi Pelabuhan Ketapang, GAPASDAP : Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Budaya Keselamatan

Tuesday, 4 August 2026 - 23:36 WIB

Tim Gabungan Polda Babel berhasil mengamankan 53 Ton Pasir Timah Ilegal

TERBARU

Suasana saat mediasi oleh pihak Polsek, Koramil, pihak desa, dan Dinas Pendidikan serta warga desa (Foto: Istimewa).

Criminalia

Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:35 WIB

Arik Lisarja, Head Division of Morula IVF Surabaya (dari kiri), Prof. Arief Boediono, Direktur Scientific Morula IVF Indonesia, Prof. Budi Santoso, Konsultan Fertilitas Morula IVF Indonesia, dr. Anita Fadhilah, Direktur IHC Rumah Sakit Perkebunan Jember Klinik (kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

Healthia

Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember

Saturday, 8 Aug 2026 - 17:30 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading