Sebagai Korban Presiden Joko Widodo, Hasto Rumuskan The Style of Jokowi Leadership

Sunday, 24 March 2024 - 04:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustarasi, Tankapan Layar Youtube @k.eeptalking

Ilustarasi, Tankapan Layar Youtube @k.eeptalking

Frensia.id- Pihak yang paling sakit hati, atas menangnya Prabowo–Gibran, tentu adalah elit PDIP. Mereka masih merasa dibodohi olhe Presiden Joko Widodo.

Hasto Kristiyanto, salah satu elit PDIP, mengkui secara gamblang hal tersebut. Bahkan ia telah merumuskan the style of jokowi leadership.

Pernyataan Hasto ini diucapkannya pada acara Podcast dalam kanal Youtube @k.eeptalking. Eep Syaifullah, pengembang kanal tersebut mempertanyakan,

“Buk Mega dan PDI Perjuangan, atau mungkin mas Hasto, merasa jadi korbannya Jokowi enggak sih sekarang ini?“, tanya Eep Sambil tertawa.

Menurutnya, mestinya tak usah ditanyakan. Semua sudah tahu. Hasto mengaku kelompoknya dulu sangat polos.

“Ternyata ada yang lebih menggunakan kepolosannya“,tuturnya sambil tersenyum.

Bahkan ia menceritakan bahwa ternyata dari dulu, dirinya dan PDIP dibohongi. Salah satunya, saat proses maju sebagai calon gubernur dulu.

Baca Juga :  Gus Fawait Hadiri HUT ke-81 TNI di Kodim 0824 Jember, Tekankan Sinergi Ketahanan Pangan

Ia bercerita bahwa dulu PDIP bekerja keras untuk mengumpulkan beberapa kepala daerah agar mendukung Jokowi. Seluruhnya diajak gotong royong.

Tindakan tersebut tentunya dilandasi karena belas kasihan melihat Jokowi.

“Sehingga akhirnya, mas Prananda juga mengoordiner untuk mendapatkan dana saksi. Sebesar 6,2 Miliard“, katanya menceritakan upaya gotong royong yang dilakukannya dulu.

Ternyata, saat dirinya iseng-iseng mengecheck kembali harta kekayaan Jokowi saat itu, ia sadar. Setelah dipikir, memang kala itu, tim dan PDIP telah dibodohi.

Eep tak kuat menahan tawa. Kemudian sambil berbahak ia menyimpulkan,

“Jadi Kecele’ sama pak Jokowi itu berulang-ulang rupanya“, tuturnya sambil tertawa.

Hasta menyahut bahwa dirinya sadar setalah membaca berbagai teori. Kebetulan, ia sedang fokus menggarap tugas akhirnya di Universitas Indonesia.

Baca Juga :  Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Penelitian tersebut merupakan tugas akhirnya dalam menempuh program doktoralnya. Tema yang diangkat adalah kempemimpinan startegis, ideologi dan perlembagaan partai. 

Ia sengaja menunda penelitiannya itu hingga akhir pemilu 2024 kemarin. Hanya agar temuannya komprahensif. 

Setelah pemilu 2024 usai, temuan penelitiannya mulai sangat jelas. Salah satunya tentu yang terang terbaca adalah tentang the style of jokowi leadership.

Menurutnya kepemimpinan Jokowi memiliki 3 sudut inti. Ia istilahkan sebagai the three angles of Jokowi.

Ketiga adalah populisme, feodalisme dan Machiavenisme. Kesemua hal tersebut adalah kunci tentang ambisi politiknya.

“Di tengahnya itu memang ambisi“, jelasnya pada Eep.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan
Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir

Baca Lainnya

Wednesday, 4 November 2026 - 14:27 WIB

Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading