Sejarah Sepak Bola Masih Diperdebatkan, Milik Kaum Elit atau Sipil?

Minggu, 1 Desember 2024 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Sejarah Bola Masih Diperdebatkan, Milik Kaum Elit atau Sipil? (Sumber :SKTammeauto)

Gambar Sejarah Bola Masih Diperdebatkan, Milik Kaum Elit atau Sipil? (Sumber :SKTammeauto)

Frensia.id – Sepak bola, olahraga yang kini mendunia, ternyata memiliki sejarah panjang yang penuh perdebatan.

Dalam penelitian Gavin Kitching tahun 2015, asal-usul sepak bola diperdebatkan dari sisi “kelas” sosial yang melibatkan permainan ini. Apakah olahraga ini milik kaum elit atau merupakan warisan rakyat biasa?

Cerita tradisional menyebutkan bahwa sepak bola lahir dari tangan para “gentlemen,” namun akhirnya diambil alih dan dikuasai oleh para “ruffians,” atau kaum pekerja.

Namun, pandangan revisi menyajikan narasi berbeda. Menurut pandangan ini, sepak bola adalah permainan rakyat yang sudah ada sejak lama, sempat diambil alih oleh kaum elit menengah-atas pada era Victoria pertengahan, dan kemudian kembali ke akar populernya di akhir 1880-an.

Kitching menyoroti bahwa perdebatan ini sering kali dibayangi oleh kekurangan sumber sejarah serta kekeliruan konsep.

Baca Juga :  Cerita Alexander The Great kepada Aristoteles tentang Penjelajahannya di India

Salah satu permasalahan utama adalah istilah “sepak bola” yang digunakan secara kabur dalam konteks sejarah. Banyak orang cenderung mencampuradukkan antara bermain bola secara bebas dengan aturan permainan yang terstruktur.

Selain itu, minimnya sumber yang tersedia membuat kajian tentang sepak bola menjadi tantangan tersendiri, baik untuk periode permainan rakyat pada Abad Pertengahan maupun awal perkembangan klub sepak bola modern.

Dalam usahanya untuk menjelaskan kebingungan ini, Kitching menggunakan sumber yang jarang diperhatikan, yakni laporan pertandingan dari klub sepak bola amatir paling awal di Inggris.

Dari laporan tersebut, Kitching menyimpulkan bahwa sepak bola rakyat memang memengaruhi bentuk permainan modern, tetapi dampaknya sangat terbatas dan berumur pendek.

Sepak bola tradisional, yang sering kali dimainkan tanpa aturan jelas, memang sempat menjadi inspirasi, namun pengaruhnya perlahan memudar seiring dengan munculnya struktur permainan yang lebih terorganisasi.

Baca Juga :  Diteliti, Waly Al-Khalidy Berperan Besar dalam Desain Otoritas Agama di Aceh

Penelitian ini menyoroti betapa kompleksnya sejarah sepak bola sebagai olahraga yang lintas zaman dan lintas kelas.

Sebagai permainan yang mengakar di budaya masyarakat, sepak bola berkembang dengan berbagai interpretasi dan adaptasi, tergantung pada siapa yang memainkannya dan dalam konteks apa.

Kisah ini mengingatkan kita bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan juga cerminan dinamika sosial.

Dari jalanan desa hingga stadion besar, sepak bola terus berevolusi, menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa melupakan akar sejarahnya.

Jadi, apakah sepak bola milik kaum elit atau sipil? Jawabannya tidak sederhana. Sepak bola adalah milik semua orang, tetapi bagaimana sejarah mencatatnya tergantung pada siapa yang menulisnya.

Bagi penggemar sepak bola, penelitian seperti ini penting untuk dibaca.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba
Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955
Dua Periset UNIB Teliti K.H.R. Ach. Fawaid As’ad Situbondo, Ulama’ Politik Yang Menata Bangsa Dari Kehidupan Nyata
Akademisi UNESA Teliti Kasus Nenek Asyani, Dorong Perbaikan Hukum di Indonesia
Diteliti, Waly Al-Khalidy Berperan Besar dalam Desain Otoritas Agama di Aceh
Cerita Alexander The Great kepada Aristoteles tentang Penjelajahannya di India
Penelitian Unik, Temukan Jenis Kentut yang Dapat Hangatkan Bumi
Kakek Prabowo Disebut Akan Diajukan Sebagai Pahlawan Nasional, Berikut Rekam Sejarah Perannya

Baca Lainnya

Sabtu, 29 Maret 2025 - 04:57 WIB

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba

Jumat, 28 Februari 2025 - 17:02 WIB

Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955

Minggu, 16 Februari 2025 - 11:31 WIB

Dua Periset UNIB Teliti K.H.R. Ach. Fawaid As’ad Situbondo, Ulama’ Politik Yang Menata Bangsa Dari Kehidupan Nyata

Minggu, 16 Februari 2025 - 05:07 WIB

Akademisi UNESA Teliti Kasus Nenek Asyani, Dorong Perbaikan Hukum di Indonesia

Minggu, 16 Februari 2025 - 04:42 WIB

Diteliti, Waly Al-Khalidy Berperan Besar dalam Desain Otoritas Agama di Aceh

TERBARU

Don Quixote, Tokoh fiksi karangan Miguel De Cervantes

Kolomiah

Kita Adalah Don Quixote yang Terhijab

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:02 WIB

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB