Frensia.id- Viralnya kasus In’am Nafila yang menceritakan suaminya penyuka sesama jenis begitu mencengangkan publik. Ternyata sumber petakanya adalah dua paltform media sosial (Medsos) yang ini digunakan untuk berselingkuh.
Dua platform cukup tenar. Bahkan salah satunya, dari pantauan Frensia.id memang terdapat postingan akun-akun yang tidak senonoh.
“Awalnya saya tidak tahu. Tapi kemudian saat saya membuka HP-nya itu ada dua akun Facebook dan Michat di HP milik suami saya. Di sana namanya palsu, juga menggunakan foto profil seorang alumni pondok pesantren suami“, tutur Neng In’am (sapaan Akrab In’am Nafila) di Poadcast Curhat Bang Denny Sumargo 04/04/2024.
Berdasarkan perkatan ini, ternyata dua medsos yang dipakai suami Neng In’am adalah sebagai berikut:
Platform ini sangat tenar bahkan menjadi saingan utama media X. Pendirinya bernama Mark Zuckerberg bersama rekan-rekan mahasiswa.
Platform Medsos telah berdiri sejak 2004 ini telah diikuti oleh miliaran orang dari seluruh penjuru dunia. Tidak mengherankan, para pemakainya akan mengenal ragam pengguna lain dengan berbagai macam karakter dan kejiwaan.
Salah satu penelitian yang disusun oleh Carter Jernigan dan Behram FT Mistree menemukan adanya kelompok-kelompok penyuka sesama jenis saling berkomonikasi dan mempengaruhi.
Riset yang terbit di First Monday tersebut menegaskan hal tersebut menimbulkan masalah ruang psikis para penggunanya. Bahkan ia menyebutkan hal tersebut belum ada solusinya.
Aplikas medsos kedua ini lebih mencengangkan lagi. Pemakainya nyari merupakan penggemar dunia malam dan intin.
Aplikasi ini sebenarnya berasal dari Singapura. Namun, lebih tenar dipakai di Indonesia.
Sudah lebih 10 juta orang yang mengunduh aplikasi tersebut di Playstore. Tentu kebanyakan orang Indonesia.
Banyak fakta para penggunanya memakai media tersebut untuk aktivitas prostitusi online. Bahkan pihak-pihak berwajib banyak menghimbau untuk berhati memakai media tersebut.
Salah satunya, sebagaimana yang dilansir dalam CNN Indonesia, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Wisnu Prabowo pernah meminta masyarakat untuk waspada dalam memakai aplikasi MiChat, 5/05/2024.
Setidaknya telah ada 4 kasus prostitusi online di Bali saat itu. Bahkan semuanya berkhir pada kasus pembunuhan.
Berdasar banyak fakta demikian, cerita Neng In’am tentang suaminya bisa saja benar. Sebab telah banyak peneliti mengungkap kasus yang hampir serupa.