UKT Semakin Tinggi, Kuliah Sambil Bekerja Bisa Menjadi Solusi bagi Mahasiswa, Berikut Tipsnya

Friday, 24 May 2024 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Mahasiswa sambil Bekerja sumber by Frensia.id

Ilustrasi gambar Mahasiswa sambil Bekerja sumber by Frensia.id

Frensia.id – Uang Kuliah Tunggal (UKT) di berbagai kampus mulai melambung tinggi, mahasiswa harus memutar otak untuk bertahan di Perguruan Tinggi. Salah satu cara mahasiswa agar tetap bertahan dan mampu membayar UKT yang melejit dengan cara sambil kerja.

Menjalani kuliah sambil bekerja bukanlah tugas yang mudah. Namun, dengan perencanaan yang matang dan disiplin diri yang kuat.

Mahasiswa yang menjalani kuliah sambil bekerja bisa mencapai keseimbangan antara kedua tanggung jawab tersebut. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu mahasiswa dalam menggabungkan kuliah dan pekerjaan dengan sukses.

Pertama, atur jadwal dengan bijak, buatlah jadwal yang realistis dan terstruktur. Alokasikan waktu yang cukup untuk kuliah, pekerjaan, dan waktu istirahat.

Selain itu mahasiswa harus memprioritaskan tugas-tugas yang paling penting dan berusahalah untuk menyelesaikannya tepat waktu. Jangan ragu untuk menolak aktivitas atau komitmen lain yang dapat mengganggu keseimbangan.

Kedua, manfaatkan waktu dengan efisien dan gunakan setiap menit dengan bijak. Manfaatkan waktu kosong seperti saat menunggu atau bepergian untuk mengerjakan tugas atau membaca materi kuliah. Hindari penundaan dan fokus pada tugas yang ada di depan Anda.

Baca Juga :  Buntut Dugaan Keracunan Siswa, Satgas MBG Jember Tinjau SPPG Umbulsari

Ketiga, komunikasikan dengan Dosen dan atasan. Pastikan mahasiswa mengomunikasikan situasi kepada dosen dan atasan.

Dosen dan atasan di tempat kerja mungkin dapat memberikan fleksibilitas atau penyesuaian yang dibutuhkan, seperti jadwal kelas atau shift kerja yang lebih nyaman. Jangan ragu untuk meminta bantuan atau dukungan jika Anda membutuhkannya.

Keempat, jaga kesehatan fisik dan mental, karena sangat penting bagi mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Jangan mengesampingkan waktu untuk bersantai dan bersosialisasi dengan teman atau keluarga. Ini akan membantu Anda tetap termotivasi dan menghindari burn out.

Kelima, carilah dukungan dari lingkungan. Mahasiwa bisa membangun jaringan dukungan dari teman, keluarga, atau organisasi kampus yang dapat membantu Anda dalam menghadapi tantangan. Mereka dapat memberikan masukan, motivasi, atau bahkan bantuan praktis seperti berbagi catatan kuliah atau tugas.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Berduka! Pakar Ilmu Komunikasi Islam Wafat

Keenam, tetap fokus pada tujuan akhir. Ingatlah alasan mengapa Anda memutuskan untuk menggabungkan kuliah dan pekerjaan.

Tetap fokus pada tujuan akhir Anda, baik itu meraih gelar, mendapatkan pengalaman kerja, atau mencapai kemandiran finansial. Visualisasikan keberhasilan Anda dan gunakan itu sebagai motivasi untuk terus maju.

Demikianlah tips dan cara bagi mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. Menyeimbangkan kuliah dan pekerjaan memang menantang, tetapi bukan berarti tidak mungkin.

Namun dengan perencanaan yang baik, disiplin diri, dan dukungan dari lingkungan, mahasiswa dapat mencapai kesuksesan dalam kedua bidang tersebut. Ingatlah untuk selalu memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan Anda agar dapat memberikan yang terbaik dalam setiap aspek kehidupan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza
CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya
Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers
Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi
Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif
Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah

Baca Lainnya

Saturday, 14 February 2026 - 01:53 WIB

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Saturday, 14 February 2026 - 01:01 WIB

Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

Wednesday, 11 February 2026 - 15:57 WIB

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Tuesday, 10 February 2026 - 18:34 WIB

Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

TERBARU

Foto: Istimewa.

News

Angin Kencang Sebabkan Kerusakan Rumah Warga di Jember

Saturday, 21 Feb 2026 - 17:05 WIB

Suasana penumpang Kereta Api Logawa di stasiun Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Religia

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Saturday, 21 Feb 2026 - 17:00 WIB