Wasekjen Gerindra Kawendra Lukistian Kritik Dirty Vorte: Sayang Kuota Lu, Mending Nonton Drakor

Monday, 12 February 2024 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto: Dokumen Pribadi Kawendra Lukistian - IDN Times

Sumber foto: Dokumen Pribadi Kawendra Lukistian - IDN Times

Fresnsia.id – Usai viralnya film dokumenter berjudul “Dirty Vorte” garapan Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Asmari yang mengungkap kecurangan pemilu melalui instrumen hukum dan kekuasaan negara, Kawendra Lukistian pun sontak mengkritiknya melalui media sosial.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra ini memberikan caption yang cukup menarik pada postingannya di akun Instagram.

“Sayang kuota lu, mending nonton Drakor atau cari tontonan lain yang lebih bermanfaat, dari pada lihat tontonan penuh fitnah dan provokasi”, caption Kawendra Lukistian pada postingan instagram (11/02/2024)

Baca Juga :  Menpar dan Pemprov Jatim Optimis JFC Bakal Tembus Kalender Wisata Dunia

Foto unggahan pertama adalah tangkapan layar dari postingan akun Facebook pribadinya, yang bertuliskan:

“Mas lihat donk itu film baru yang menyoroti soal pemilu, biar lu cerdas” itu kata sebagian orang sambil nyinyir dan menyertakan link.

Biasanya gw kalau mau nonton film itu lihat trailernya dulu, terus lihat cast-nya dan lihat directornya juga. Pas gw lihat trailernya, kesimpulan gue, gak asik. Gw lihat cast-nya, eh 2023 jadi timnya cawapres yg baru mundur dari jabatan menteri, dan pas gw lihat directornya m, ternyata pernah jadi tersangka ujaran kebencian.

Baca Juga :  Segera Luncurkan Kantor Baru Partai, Ketua PSI Jember: Kami Ingin Hadir Dekat Wong Cilik

Jadi kesimpulan gue, filmnya gak layak ditonton, pasti penuh fitnah, provokasi dan ditunggangi kepentingan sebagian pihak. Sayang quota lu, cari tontonan yang lebih bermanfaat.

Kawendra juga menutup postingannya dengan kutipan berita dari salah satu media nasional tempo.co, yang berisikan tulisan “Mahfud MD Bentuk Tim Percepatan Reformarti Hukum, Libatkan Bivitri Susanti, Feri Amsari dan Zainal Arifin Mochtar, yang ketiganya merupakan pakar hukum tata negara dalam film tersebut. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU
Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan
Pemkab Jember dan DPRD Setujui KUA PPAS 2027
Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data
Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina
Pemkab Jember Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Arjasa yang Meninggal di Malaysia
Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026
Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang

Baca Lainnya

Wednesday, 9 September 2026 - 00:46 WIB

Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Tuesday, 8 September 2026 - 22:46 WIB

Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan

Tuesday, 8 September 2026 - 16:32 WIB

Pemkab Jember dan DPRD Setujui KUA PPAS 2027

Monday, 7 September 2026 - 23:24 WIB

Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data

Monday, 7 September 2026 - 18:15 WIB

Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina

TERBARU

Scene Film Meet Joe Black (1998)

Destinia

Film Meet Joe Black: Saat Kematian Meminjam Wujud Kasar Manusia

Thursday, 10 Sep 2026 - 12:48 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading