Dalam Pelantikan PPPK Kemenag, Ketua Umum Korpri Ingatkan Konflik India-Pakistan

Monday, 26 May 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Dalam Pelantikan PPPK Kemenag, Ketua Umum Korpri Ingatkan Konflik India-Pakistan (sumber: Grafis Frensia/PPPK KUA Kaliwates)

Gambar Dalam Pelantikan PPPK Kemenag, Ketua Umum Korpri Ingatkan Konflik India-Pakistan (sumber: Grafis Frensia/PPPK KUA Kaliwates)

Frensia.ia – Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Zudan Arif Fakhrullah, memberikan pesan penting dalam acara pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Dalam sambutannya, ia menekankan dua poin krusial yang menjadi bekal bagi para PPPK yang baru saja dilantik.

Pertama, Zudan mengingatkan pentingnya personal dan institusional branding. Para PPPK Kemenag, kata Zudan, harus mampu menebarkan kasih sayang dan pelayanan yang menyejukkan hati masyarakat.

“Menebarkan kasih sayang, membuat masyarakat bahagia,” ujar Zudan dalam sambutannya.

Baca Juga :  Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Bangsalsari

Kedua, ia menyinggung sejarah hubungan India dan Pakistan. Menurut Zudan, kedua negara ini pernah menjadi satu negara sebelum akhirnya pecah akibat hilangnya toleransi pasca-penjajahan Inggris.

Ia menekankan bahwa konflik dan perpecahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi bangsa Indonesia.

“Tolong dijaga panca setia Korpri. Utamanya yang paling penting menjaga NKRI,” pesan Zudan.

Zudan mengingatkan bahwa dalam konteks pelayanan publik, menjaga kerukunan dan persatuan sangatlah penting.

Ia juga berharap bahwa para ASN yang baru saja diangkat ini dapat menjadi contoh teladan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan.

Baca Juga :  Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Sebagai informasi, Pelantikan PPPK Tahap I Formasi Tahun 2024 Kemenag akan digelar pada Senin (26/5/2025) besok. Kegiatan ini menjadi salah satu momen bersejarah dalam pengangkatan ASN di lingkungan Kemenag.

Berdasarkan data, jumlah peserta yang ikut tes mencapai 89.708 orang, dan yang berhasil diangkat menjadi PPPK sebanyak 71.010 orang. Mereka berasal dari berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia.

Pelantikan PPPK tahun ini diselenggarakan menyusul terbitnya Keputusan Menteri PANRB Nomor 329 Tahun 2024 tentang Penetapan Kebutuhan PPPK di Instansi Pemerintah Tahun Anggaran 2024.

Penulis : M. Imam

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU
Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan
Pemkab Jember dan DPRD Setujui KUA PPAS 2027
Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data
Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina
Pemkab Jember Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Arjasa yang Meninggal di Malaysia
Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026
Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang

Baca Lainnya

Wednesday, 9 September 2026 - 00:46 WIB

Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Tuesday, 8 September 2026 - 22:46 WIB

Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan

Tuesday, 8 September 2026 - 16:32 WIB

Pemkab Jember dan DPRD Setujui KUA PPAS 2027

Monday, 7 September 2026 - 23:24 WIB

Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data

Monday, 7 September 2026 - 18:15 WIB

Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina

TERBARU

Gambar Muncul Titik Api di Jalur Pendakian, Gunung Raung Ditutup (Sumber: Isitimewa)

Regionalia

Muncul Titik Api di Jalur Pendakian, Gunung Raung Ditutup

Wednesday, 9 Sep 2026 - 12:08 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading